“MENJADI PERAWAT: PROFESI KEREN YANG MENGUBAH HIDUP”

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2024 - 22:12 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES,INEWS
(OPINI)

ADINDA JESSICA

(MAHASISWA KEPERAWATAN TK1
POLTEKKES KEMENKES PANGKAL PINANG )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan perawat mengalami perkembangan yang sangat baik di Indonesia. Sejak tahun 1983 pendidikan perawat di Indonesia sudah berupa profesi, bukan lagi vokasional. Awalnya pendidkan perawat di dirikan di universitas Indonesia di susul beberapa perguruan tinggi negeri lainya.

Hari perawat internasional di tetapkan secara resmi oleh international Council Nurses (ICN), terinspirasi dari sosok perawat asal inggris yang berjasa terhadap perkembangan ilmu keperawatan modern. Perawat itu adalah Florence Nighttingale, seorang anak perempuan dari keluaraga bangsawan yang mengabdikan dirinya untuk bertugas di medan perang.

Kisah terkenal yang melekat pada Florence adalah saat ia mengabdikan diri untuk merawat korban perang perang krimea. Ia di juluki the lady with the lamp karena setiap saat bahkan pada malam hari, Florence selalu mengontrol kondisi pasien dengan membawa lampu untuk pencahayaan. Ia mendengarkan keluhan dan menyiapkan segala kebutuhan yang menunjang keseimbuhan pasien.
Dari pengalaman mengabdi di dunia perang itulah Florence dapat mengembangkan ilmu keperawatan. “Florence memandang kesehatan itu harus di jaga sisi lingkungannya. Ketika melayani pasien perawat harus membersihkan pakaianya, hingga memperhatikan psikologisnya. Hal itu yang kemudian di jadikan sebagai landasan ilmu keperawatan

Perawat itu sebagai profesi yang keren. Karena perawat memiliki filosofi yang berbeda dengan tenaga kesehatan yang lainya. Perawat memiliki landasan yang memberikan pelayanan terhadap bio, psiko ,sosio ,spiritual, dan budaya secara komprensif.

Peran perawat begitu penting dalam proses pemulihan pasien ,sejarah mencatat bahwa prajurit perang yang mendapat perawatan dapat lebih cepat pilih dan jumlah korban tewas berkurang. Seiring berkembangnya zaman dan profesi keperawatan peran perawat bukan untuk membantu profesi lainnya, melainkan tugas. Oleh karena perspektifnya itu perlu diubah.

Perawat saat ini mendeklarasi bahwa tidak ada istilah “perawat adalah pembantu profesi lain”. Itu adalah perspektif yang salah ,karena pendekatan keilmuan berbeda. Memang area yang di pelajari sama. Belajar anatomi,ilmu kesehatan yang lain, tapi wewenang yang di berikan pemerintah itu berbeda.

Perawat disimbolkan dengan malaikat putih karena seragamnya yang berwarna putih, mulai dari topi (cap) hingga kaus kaki. Ia bertutur bahwa itu bukanlah sekedar warna tapi memiliki filosofis.
Baju putih, rok dan celana putih, sampai sepatu dan kaus kaki putih. Itu bukan sekedar warna melainkan sebuah filosofi bahwa perawat melakukan pengabdian sengan tulus seperti jiwa malaikat yang melakukan seseuatu tanpa pamrih.

Berita Terkait

Rupiah Terjun Bebas: Bukti ‘Ekonomi Pancasila’ Masih Sebatas Dongeng Pengantar Tidur Penguasa
INGKAR JANJI DALAM HUBUNGAN ASMARA: BISAKAH CINTA DIGUGAT?
Politik Santun, Menang Tanpa Balas Dendam
Kekosongan Kepemimpinan di Bangka Barat Bukan Soal Jabatan, Tetapi Hilangnya Keberanian Memimpin.
Pers Pilar Keempat Demokrasi: Masihkah Menjadi Penjaga Kebenaran?
“Tak Dapat Dana Bantuan Sosial, Geusyik Dituding Pilih Kasih dan Balas Jasa Politik”
‎Betungkah: Perlawanan Terhadap Kerusakan Alam Dari Pesisir Bangka
MBG: Mesin Ekonomi Desa, Strategi Ketahanan Nasional, dan Tantangan Tata Kelola Program Raksasa

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bapas Kls I Medan Kriston Napitulu Ucapkan 1 Muharram 1448 H Jadi Momentum Refleksi & Perkuat Pelayanan Humanis

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:52 WIB

14.967 Penumpang Dilayani KAI Divre I Sumut Saat 1 Muharram 1448 H, KA Sribilah Fakultatif Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:12 WIB

Semester I 2026, Polres Simalungun Ringkus 69 Tersangka Kejahatan 3C dan Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:29 WIB

Dari Masjid Jamik ke Stadion PJKA, Pelindo Regional 1 Rayakan 1 Muharram 1448 H Bersama Masyarakat Medan Utara

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:45 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:37 WIB

“Pengamanan Humanis Warnai Aksi Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut”

Berita Terbaru