Pangdam Iskandar Muda : Tidak Ada Ampun Prajurit Yang Terlibat Narkoba.

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 15 Februari 2025 - 14:02 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menegaskan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) di jajaran Kodam IM untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap prajurit guna mencegah keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan Sabtu (15/2/25).

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menegaskan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) di jajaran Kodam IM untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap prajurit guna mencegah keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan Sabtu (15/2/25).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh – Menyikapi maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Aceh, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menegaskan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) di jajaran Kodam IM untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap prajurit guna mencegah keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan Sabtu (15/2/25).

“Kami berkomitmen untuk menjaga profesionalisme dan integritas prajurit. Tidak ada ampun bagi mereka yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Jika terbukti bersalah, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Pangdam dalam konferensi pers di Makodam Iskandar Muda, Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangdam IM menyampaikan hal ini menyusul beberapa kasus penindakan yang telah dilakukan oleh Intelijen Kodam IM terhadap masyarakat yang terlibat dalam jaringan narkoba di berbagai wilayah Aceh. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kehidupan individu, tetapi juga mencoreng citra satuan, merusak disiplin militer, serta mengancam stabilitas keamanan di wilayah.

Pangdam IM mengingatkan bahwa narkoba adalah musuh bangsa yang harus diperangi bersama. Ia menegaskan bahwa setiap pengedar dan pengguna narkoba adalah penghianat bangsa yang harus diberantas karena dampaknya sangat merusak, baik bagi individu, keluarga, maupun masyarakat secara luas.

“Narkoba bukan hanya menghancurkan masa depan seseorang, tetapi juga merusak tatanan sosial dan keamanan. Jangan pernah memberi ruang bagi narkoba di lingkungan satuan kita,” ujar Pangdam.

“Kami juga akan terus bekerja sama dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pemberantasan narkoba, baik di kalangan masyarakat maupun internal TNI. Ini adalah ancaman serius yang harus kita lawan bersama,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, Pangdam IM menginstruksikan kepada seluruh Dansat untuk lebih aktif dalam melakukan pembinaan mental dan pengawasan terhadap anggotanya. Ia juga meminta adanya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.

“Saya minta para Dansat meningkatkan kepedulian terhadap anggotanya. Jangan hanya menindak setelah ada pelanggaran, tetapi lakukan langkah pencegahan sejak dini. Ciptakan lingkungan yang sehat dan disiplin di satuan masing-masing agar tidak ada ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Dengan penegasan ini, Pangdam Iskandar Muda ingin memastikan bahwa jajaran Kodam IM tetap bersih dari narkoba serta dapat menjadi teladan dalam menjaga moralitas dan kedisiplinan prajurit. Selain itu, hal ini juga sejalan dengan komitmen TNI dalam memberantas peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh.

Sikap tegas Pangdam Iskandar Muda mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Aceh yang berharap aparat keamanan menjadi teladan dalam memerangi narkoba. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan citra TNI sebagai penjaga keamanan dan kedaulatan negara tetap terjaga dengan baik.

Berita Terkait

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi
Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI
Bupati Aceh Utara Dorong Revisi UUPA dan Perpanjangan Dana Otsus di Hadapan Komisi II DPR
Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:22 WIB

Karutan Raymon Girsang: Pembinaan Keagamaan di Rutan Tanjung Jadi Bekal WBP Kembali ke Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:27 WIB

Panen 100 Ikat Kangkung, Rutan Tanjung Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:18 WIB

Pererat Hubungan, Rutan Tanjung Gelar Bansos Mi Instan, Gula, Minyak Goreng untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:45 WIB

Karutan Raymon Andika Girsang: Deteksi Dini Lewat Cek Listrik Rutin Wujudkan Rutan Tanjung Aman & Kondusif

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:26 WIB

Rutan Tanjung Optimalkan Pembinaan Lewat Berjemur Terjadwal dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:32 WIB

WBP Rutan Tanjung Belajar Disiplin & Kemandirian Lewat Kebersihan Kebun SAE dan Pembuatan Pupuk

Senin, 8 Juni 2026 - 21:19 WIB

Karutan Raymon Andika Girsang Rutan Tanjung Terus Implementasikan Layanan Prima Berorientasi Masyarakat

Berita Terbaru