Breaking News: Seorang Mahasiswa Unsam Langsa Dikeroyok Sekelompok Pemuda Gampong

admin

- Redaksi

Selasa, 5 September 2023 - 01:30 WIB

206,409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang mahasiswa Unsam dirawat di RSUD Langsa usai mengalami pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Gampong Meuradeh Dayah, Senin (4/9/2023) malam. (Foto: Timelinesinews.com/yon).

TIMELINES INEWS | LANGSA

Langsa | Seorang mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) Langsa, diduga dikeroyok oleh sekelompok pemuda di Gampong Meuradeh Dayah Kecamatan Langsa Lama, Senin (4/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang diperoleh Timelineinews.com, korban bernama Devriyadi Daniel Siregar (21), warga Kecamatan Litong Sihuta Kabupaten Hasundutan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini, diduga dikeroyok di depan kontrakan/kos miliknya sekitar pukul 10.00 WIB.

“Jadi kejadiannya berawal saat dua orang teman saya, yang ingin datang ke kos saya di depan kampus Unsam, dimana dalam perjalan mereka mereka di mop/gertak oleh sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di desa setempat,” kata korban, saat ditemui di RSUD Langsa.

Kemudian, lanjutnya, ternyata para pelaku yang diduga pemuda setempat tersebut, mendatangi kontrakan korban dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dan teman-temannya.

“Saya saat itu berada di depan kos, langsung dikeroyok oleh mereka dan kemudian satu orang teman kos saya yang ingin melerai juga ikut di pukul hingga dia melarikan diri ke dalam kamar kos,” ujarnya.

“Saya yang saat itu sudah tidak sanggup bergerak di luar, tetap dikeroyok dan dipukul menggunakan gagang sapu sampai kepala saya berdarah,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut keterangan saksi yang merupakan teman korban yang tidak ingin disebutkan namanya, sekelompok pemuda tersebut awalnya datang hanya beberapa orang, namun begitu perkelahian terjadi, datanglah pemuda lainnya yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Awalnya mereka hanya datang 3 atau 4 orang, kemudian datang pemuda lainnya sekitar 10 orang ikut mengeroyok korban,,” terangnya.

Ketika ditanyakan apakah korban dan saksi mengetahui identitas para pelaku, keduanya mengaku bahwa tidak ada yang mengenal, lantaran selama ini korban hanya tinggal di Kota Langsa untuk berkuliah.

Menurut keterangan saksi juga, saat ini dua orang temannya yang lain sedang melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut ke pihak Kepolisian Polres Langsa.

Penulis : yon

Editor : yon

Berita Terkait

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Hadiri Rakornas 2026, Walikota Langsa Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter
Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
Panggung Gembira Pentas Seni Pondok Pesantren Thawalib ACEH TENGGARA
Tarhib Ramadhan PKS Aceh Besar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis, Kumpulkan 35 Kantong Darah
Verifikasi Terbuka Rumah Rusak, Bupati Pidie Jaya Gandeng Media dan Masyarakat
Kadis Sosial Aceh Tenggara Akui Dana Makan Anak Yatim Panti Asuhan Telah Dikembalikan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru