Lapas Kelas I Medan Ikuti Apel Bersama Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi, Dan Pemasyarakatan

RULI SISWEMI

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 10:49 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | LAPAS KLS 1 MEDAN

16/06/2025

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 16 Juni 2025 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan mengikuti Apel Bersama Pegawai di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang digelar secara serentak pada Senin, 16 Juni 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dari Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel bersama ini menjadi momen penting dalam menyatukan langkah seluruh aparatur di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam menghadapi masa transisi kelembagaan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: MHH-2.PR.01.01 Tahun 2024, Nomor: MHA-3.PR.01.01 Tahun 2024, dan Nomor: MIP-4.PR.01.01 Tahun 2024.

Dalam amanatnya, Menteri Agus Andrianto menekankan pentingnya semangat kolaborasi, komunikasi yang sehat, dan rasa tanggung jawab kolektif dalam menjalani masa transisi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Perubahan bukanlah hal mudah, tetapi dengan gotong royong dan komitmen bersama, kita pasti bisa melewati masa ini dengan baik,” ujar Agus.

Selain itu, Menteri juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD. Ia menegaskan bahwa efisiensi tidak berarti pengurangan kinerja, tetapi bekerja lebih cerdas, tepat sasaran, dan bertanggung jawab.

“Efisiensi bukan hambatan, melainkan peluang memperbaiki tata kelola serta menunjukkan profesionalisme kita sebagai aparatur negara,” tegasnya.

Meningkatkan kualitas pelayanan publik juga menjadi salah satu poin utama dalam amanat apel. Aparatur diminta memberikan layanan yang cepat, ramah, dan bebas dari prosedur yang rumit, serta menjaga sikap profesional dan solutif di hadapan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus turut menyambut para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru bergabung. Ia berpesan agar para CPNS mampu menjadi agen perubahan dan menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik, Terangnya.

(***)

Berita Terkait

Lapas Padangsidimpuan Gandeng UIN Syuhada Bina Spiritual WBP Lewat Pembelajaran Al-Qur’an”
Pembinaan Kreatif di Bimker Lapas Padangsidimpuan, Warga Binaan Asah Keterampilan Pengelasan hingga Kerajinan Unik
Pembinaan Penyusunan Metadata fokus Pada Kuantitas dan Kualitas
Kalapas Padangsidimpuan Pimpin Deklarasi Zero Handphone dan Narkoba di Lingkungan Lapas
Hari Kelima Pencarian Korban Tenggelam di Situmurun Masih Belum Membuahkan Hasil
Rutan Labuhan Deli Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah HBP ke-62
Kanwil Kemenkum Sumut Dampingi Pemda dalam Penilaian Mandiri Indeks Reformasi Hukum 2026
PT KAI Divre I Sumut Perkuat Konektivitas Antarkota, Angkut 179.605 Ton Barang

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:46 WIB

BNN Aceh Musnahkan Hampir 5 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Kamis, 16 April 2026 - 12:30 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gandeng UIN Syuhada Bina Spiritual WBP Lewat Pembelajaran Al-Qur’an”

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Pembinaan Kreatif di Bimker Lapas Padangsidimpuan, Warga Binaan Asah Keterampilan Pengelasan hingga Kerajinan Unik

Kamis, 16 April 2026 - 12:09 WIB

Pembinaan Penyusunan Metadata fokus Pada Kuantitas dan Kualitas

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Pimpin Deklarasi Zero Handphone dan Narkoba di Lingkungan Lapas

Kamis, 16 April 2026 - 11:44 WIB

Rutan Labuhan Deli Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah HBP ke-62

Kamis, 16 April 2026 - 10:01 WIB

Kanwil Kemenkum Sumut Dampingi Pemda dalam Penilaian Mandiri Indeks Reformasi Hukum 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:58 WIB

YARA : Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya Bukti Krisis Moral Pejabat Publik

Berita Terbaru