Sinergi untuk Aceh: Wamen Kominfo Lantik M. Nasir, Muallem Beri Dukungan

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Minggu, 7 September 2025 - 09:21 WIB

20159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf yang akrab dipanggil Mualem, mengajak Segenap Keluarga Besar (Kagama) Besar Kagama Bersinergi Membangun Aceh.

Muallem menghadiri serta menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus KAGAMA Aceh Periode 2025–2030 yang dilantik oleh Wamenkomdigi (Sekjen PP KAGAMA) Nezar Patria di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (6/9/2025).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Aceh Muzakir H.Manaf, mengajak para Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh untuk bersinergi bersama Pemerintah membangun Bumi Serambi Mekah.

 

Hal tersebut disampaikan Muallem dalam sambutannya usai melantik Pengurus Daerah (Pangda) Kagama Aceh, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025).

Sinergi untuk Aceh: Wamen Kominfo Lantik M. Nasir, Muallem Beri Dukungan

“Aceh memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dengan kepakaran para anggota Kagama di berbagai bidang, kami mengajak bapak dan ibu sekalian untuk mendukung dan melibatkan diri, pada berbagai program pembangunan yang saat ini sedang dijalankan,“Ini saatnya kita membangun Aceh. Untuk itu, terus jaga kebersamaan, terus jaga kekompakan demi rakyat Aceh, demi Aceh yang lebih makmur di masa mendatang,” imbuhnya

 

Dalam sambutannya, Mualem juga mengingatkan semua pihak terkait kondisi geopolitik dan ekonomi global yang saat ini sedang tidak menentu.“Besar atau kecil Indonesia, khususnya Aceh tentu akan merasakan imbasnya. Untuk itu, kita harus bersiap dengan sebaik-baiknya. Langkah-langkah antisipasi harus selalu kita persiapkan,” kata Gubernur.

 

Dengan SDM yang mumpuni dari pengurus dan anggota Kagama, Mualem optimis, organisasi ini mampu memberi sumbangsih yang besar bagi kemakmuran Aceh di masa mendatang.

 

“Pada kesempatan ini, saya memberi simbol “P” pada Kagama Aceh, yaitu Pemaju, pencipta dan pengayom. Kita pahami bersama bahwa banyak hal yang menjelma nyata itu berawal dari mimpi, dari cet langet, tapi dengan kekompakan kita semua, Insya Allah, mimpi-mimpi itu, cet langet itu akan bersama kita wujudkan,” kata Mualem.

 

“Karena itu, Dukungan dari teman-teman Kagama, kepakaran teman-teman Kagama, Insya Allah Aceh mampu bangkit dan keluar dari status daerah miskin di Indonesia. Selamat kepada pengurus Kagama yang baru dilantik, mari bersama kita bersatu padu untuk Aceh untuk bangkit dan menyejahterakan masyarakat,” pungkas Mualem.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Komdigi RI Nezar Patria selaku Sekjen PP Kagama, dalam sambutannya memaparkan ajakan Gubernur Aceh agar Kagama Aceh bersinergi dengan Pemerintah Aceh

 

“Pak Gubernur dalam sambutannya sangat jelas tadi, yaitu mengajak kita semua berkontribusi pada program pembangunan Aceh. Karena itu, ini menjadi sebuah media bagi Kagama untuk turut dalam pembangun Aceh, apalagi Ketua Pengda Aceh adalah Sekda Aceh, maka tentu ini menjadi kewajiban kita untuk mendukung berbagai program pembangunan Aceh,” kata Nezar.

 

“Sumberdaya kita harus benar-benar diimanfaatkan untuk Aceh. Pak Gubernur tadi bahkan secara spesifik menjelaskan tentang upaya Pemerintah Aceh keluar dari status daerah termiskin. Jadi, mari kita berkontribusi,” imbau Wamen Komdigi.

 

Dalam sambutannya, Wamen juga memfokuskan pada sektor Pendidikan, kesehatan dan memperkuat daya saing Aceh, khususnya pemberdayaan sektor UMKM.

 

“Aceh sehat, terutama upaya pencegahan dan penanganan stunting, sektor pendidikan dan Aceh Berdaya secara ekonomi dengan penguatan sektor UMKM. Dengan potensi Aceh yang luar biasa, meski banyak ironi dan kontradiksi, namun dengan kebersamaan kita akan mampu membawa Aceh menjadi lebih baik lagi,” ucap Nezar.

 

“Kita harus segera berubah agar tidak selalu bertumpu pada APBA. Menurunkan angka kemiskinan dari 12,33 persen ke angka 7 persen, mungkin ini terlihat ambisius, namun sesuai pesan Presiden Pertama RI Soekarno, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jikapun jatuh, maka kau akan jatuh di antara bintang-bintang’” kata Wamen.

 

“Mari, jaga kekompakan dan jadikan target ini sebagai cambukan penyemangat. Insya Allah, dengan kebersamaan dan kekompakan, Aceh bisa, lebih makmur, lebih dahsyat dan lebih hebat di masa mendatang,” pungkas Wamen Komdigi.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, selaku Ketua Pengurus Daerah Kagama Aceh, dalam sambutannya mengajak para pengurus Kagama Aceh untuk bisa berkontribusi taktis dengan Pemerintah Aceh.

 

“Sesuai harapan Pak Gubernur dalam sambutan beliau tadi, yaitu agar Kagama turut berkontribusi bagi pembangunan Aceh. Mari kita bergandengan tangan, berkontribusi taktis dengan Pemerintah Aceh, khususnya dalam mengupayakan agar Aceh keluar dari status daerah miskin,”

 

“Saat ini, kemiskinan Aceh berdasarkan data BPS sebesar 12,33 persen atau sekitar 700 ribuan masyarakat kita dianggap miskin oleh BPS. Dengan segala metodologinya, maka kita tidak perlu membantah data ini. Tapi yang harus kita lakukan adalah merumuskan langkah dan memastikan program pembangunan yang telah dan akan dirumuskan bertujuan untuk mengurangi angka tersebut setiap bulan, setiap tahunnya,” kata M Nasir.

 

“Untuk itu, kepakaran dan keahlian seluruh anggota Kagama harus memberi sumbangsih bagi berbagai program pembangunan Pemerintah Aceh. Saat ini, kita sudah mampu menurunkan jumlah penduduk miskin hingga 14 ribuan. Ini tentu menjadi sebuah langkah positif yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Mualem-Dek Fadh di awal masa pemerintahannya,” sambung Sekda.

 

Sekda menambahkan, sesuai target Presiden Prabowo dalam RPJMN, pada 2029 angka kemiskinan Aceh ditargetkan berada di angka 6 hingga 7 persen dan pertumbuhan ekonomi di angka 6,44.

 

“Target Presiden tersebut telah kita masukkan juga dalam RPJMA. Meski banyak kalangan menganggap ini sebagai program yang terlalu ambisius dan tidak mungkin, namun kita harus terus bergerak dan berbuat sebaik-baiknya. Di sinilah Kagama harus mengambil peran dan terlibat aktif agar angka kemiskinan Aceh turun serta menggerek pertumbuhan ekonomi kita,” imbau Sekda.

 

Sekda meyakini, kehadiran dan kontribusi Kagama termasuk Wamen Komdigi selaku Sekjen PP Kagama, Aceh mampu bangkit dan tidak lagi berstatus daerah termiskin di Sumatera dan termiskin ke-10 di Indonesia.

 

“Mari kita berpikir bersama untuk merumuskan langkah agar Aceh keluar dari belenggu stigma daerah termiskin. Mari kita dukung Pemerintahan Mualem-Dek Fadh agar kita benar-benar bisa keluar dari belenggu stigma ini,” pungkas Sekda.

 

*Rektor UGM Apresiasi Pemerintah Aceh*

 

Sementara itu, Rektor UGM, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Manajemen Strategis UGM Wirastuti Widyatmanti, mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh kepada ratusan mahasiswa UGM yang kini sedang melakukan KKN di Tanah Rencong.

 

Wirastuti menjelaskan, saat ini terdapat 2.480 alumni Strata 1 UGM di Aceh. Dalam sambutannya Wirastuti menjelaskan, kini UGM memiliki program hilirisasi, karena itu, dirinya mengundang ekspertis Kagama Aceh berkontribusi pada program-program di UGM.

 

“Guyub, Rukun Migunani, kami berharap slogan UGM ini benar-benar bisa kita aplikasikan. Kami juga berharap slogan ini hadir dalam versi Aceh, salah satu harapan kami adalah mengumpulkan slogan ini dalam 38 bahasa dari 38 provinsi di Nusantara,” pungkas Wirastuti. *[TU]

Berita Terkait

Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Kajati Sumut: Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Sumut untuk Kepentingan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara, Perkuat Komitmen Jajaran
Petugas Haji Aceh Dibekali Diklat, Wagub: Layani Jamaah dengan Hati
SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter
Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU
Tingkatkan Profesionalisme ASN, Kakanwil Ditjenpas Kaltim Resmi Lantik 13 Pegawai

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:46 WIB

Polres Pematangsiantar Ungkap Pemilik Sabu 1,32 Gram di Jalan SM. Raja

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:05 WIB

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sumut Bahas Reformasi Polri dan Kejaksaan

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03 WIB

Pimpinan Dayah Ummul Ayman II Pidie Jaya Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Selatan AmankanSatu Pengedar Ganja

Senin, 26 Januari 2026 - 14:16 WIB

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Upacara Satyalancana Pengabdian, 45 Personel Terima Kehormatan Negara

Senin, 26 Januari 2026 - 12:06 WIB

22 Personel Polres Aceh Besar Terima Tanda Kehormatan Satya Lancana Pengabdian

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:01 WIB

Di Bawah Komando AKBP Hyrowo, Polres Gayo Lues Bangun Empat Jembatan Gantung di Putri Betung Pascabanjir

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:55 WIB

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Amankan Empat Terduga Pelaku Pengancaman dan Percobaan Perusakan di Kantor BPKD

Berita Terbaru

Pemerintahan

Petugas Haji Aceh Dibekali Diklat, Wagub: Layani Jamaah dengan Hati

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:27 WIB