TLii | Aceh | Putri Betung, 11 Oktober 2025 — Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, SMA Negeri 1 Putri Betung melaksanakan serangkaian Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang berperan langsung dalam proses pendidikan.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap mulai Senin, 6 Oktober hingga Sabtu, 11 Oktober 2025, di ruang pertemuan SMA Negeri 1 Putri Betung. Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan semangat belajar yang tinggi.
Adapun pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Pada sesi pertama, Senin, 6 Oktober 2025, kegiatan dibuka dengan materi berjudul “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Berorientasi pada Peserta Didik” yang disampaikan oleh Dr. Kamaruddin, S.Pd., M.Si. Dalam paparannya, Dr. Kamaruddin menekankan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered learning. Menurutnya, guru masa kini harus mampu menjadi fasilitator dan motivator yang mengarahkan peserta didik untuk aktif, kreatif, dan berpikir kritis.
Pelatihan berlanjut pada Selasa, 7 Oktober 2025, dengan narasumber Abdul Razak Hasbi, S.Pd., M.Pd. Ia membawakan materi “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pengelolaan Lingkungan Pembelajaran yang Aman dan Nyaman.” Dalam sesi ini, para guru diajak untuk memahami bagaimana menciptakan suasana kelas yang kondusif, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi. Abdul Razak juga menegaskan bahwa lingkungan belajar yang aman dan nyaman akan mendukung tumbuh kembang potensi peserta didik secara optimal.
Sesi terakhir dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, dengan menghadirkan Muali Arifin Azis, S.Pd., M.Pd yang membahas topik “Penyusunan Perencanaan Program Satuan Pendidikan.” Materi ini berfokus pada pentingnya perencanaan yang matang dalam pengelolaan lembaga pendidikan, mulai dari perumusan visi dan misi, analisis kebutuhan sekolah, hingga penyusunan program tahunan yang selaras dengan kebijakan kurikulum merdeka.
Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung, Muhtarudin, S.Pd.I., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
> “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Guru adalah ujung tombak pendidikan, dan mereka harus selalu diberi ruang untuk berkembang serta menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman,” ungkap Muhtarudin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pelatihan semacam ini tidak hanya meningkatkan kemampuan profesional guru, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan etos kerja positif di lingkungan sekolah.
> “Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh GTK dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, sehingga siswa dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.
Para peserta pelatihan pun menyambut baik kegiatan tersebut. Beberapa guru mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang strategi pembelajaran efektif, manajemen kelas, dan perencanaan program sekolah yang lebih sistematis.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Negeri 1 Putri Betung menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada mutu. Sekolah berharap seluruh tenaga pendidik dapat menjadi agen perubahan yang terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat.
(Kang Juna)



























