TLii | SUMUT | LAPAS KLS 1 MEDAN
16/10/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan razia dan penggeledahan kamar hunian warga binaan sebagai bentuk nyata pelaksanaan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini menitikberatkan pada poin pertama, yaitu pemberantasan peredaran narkoba serta praktik penipuan dengan berbagai modus di dalam Lapas dan Rutan.

Razia dilaksanakan pada Rabu malam (15/10/2025) dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Rinaldo Adeta Noah Tarigan bersama Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Andik Ariawan, serta jajaran staf pengamanan dan regu jaga.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di seluruh blok hunian, dengan sasaran utama barang-barang yang tidak sesuai ketentuan, termasuk alat komunikasi dan benda yang berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti penipuan daring (online scamming). Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan tiga unit handphone, tiga buah headset, tiga unit charger, serta satu bilah pisau rakitan.
Seluruh barang hasil temuan tersebut langsung didata dan diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur.
Kalapas Kelas I Medan, Herry Suhasmin, melalui Ka. KPLP Rinaldo Adeta Noah Tarigan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Lapas Medan dalam mendukung program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Razia ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memberantas praktik penipuan yang dilakukan dari dalam lapas. Kami tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan teknologi maupun bentuk pelanggaran lainnya di lingkungan Lapas,” tegas Rinaldo.
Pelaksanaan razia ini juga merupakan tindak lanjut dari sinergi antara Lapas Kelas I Medan dan Direktorat Siber Polda Sumatera Utara dalam upaya bersama memberantas jaringan penipuan daring yang melibatkan warga binaan.
Kolaborasi ini dilakukan menindaklanjuti pengungkapan kasus penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang menimpa pengusaha Rahmat Shah, ayah dari aktris Raline Shah, di mana dua pelaku diketahui merupakan narapidana yang sedang menjalani pidana di Lapas Tanjung Gusta Medan.
“Kami terus memperkuat deteksi dini, meningkatkan pengawasan internal, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Siber Polda Sumut. Setiap langkah kami lakukan secara transparan dan profesional untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas Lapas,” tambahnya.
Kegiatan razia berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui langkah ini, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada aspek pemberantasan praktik penipuan dan penyalahgunaan teknologi di dalam Lapas, guna mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas, Tegasnya.
(***)


























