Tantangan Kesehatan: Bayi Rohingya Berumur 20 Hari di Aceh Terkena Penyakit Kulit

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024 - 22:36 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS>>Seorang perempuan etnis Rohingya, Jannatara (18 tahun), melahirkan seorang bayi perempuan di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh. Bayi yang diberi nama Syakatara tersebut telah berumur 20 hari. Menurut Kafayatullah, seorang etnis Rohingya, bayi tersebut mengalami gatal-gatal dan ruam pada tubuhnya.

Kafayatullah menjelaskan bahwa bayi tersebut telah mendapatkan perawatan kesehatan di Balai Meuseuraya Aceh yang disediakan oleh dokter yang bekerja sama dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin setiap pekan, dua kali.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu dari bayi tersebut, kata Kafayatullah, telah hamil selama 7 bulan sebelumnya ketika berada di pengungsian di Cox Bazar, Bangladesh. Sedangkan ayahnya telah meninggal di sana.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa tiga imigran Rohingya yang tinggal di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, juga hamil. Namun, mereka tidak mengikuti pemeriksaan kesehatan kehamilan.

 

Menurut Dr. Nurul Fitria dari Rumah Sakit Universitas Syiah Kuala Prince Nayef bin Abdul Aziz, para imigran Rohingya tersebut tidak mengalami masalah kesehatan yang signifikan, sehingga tidak memerlukan pemeriksaan kesehatan kehamilan.

 

Dr. Nurul menjelaskan bahwa konsultasi mengenai masalah kehamilan saat ini masih dilakukan oleh dokter umum, tetapi akan ditangani oleh dokter kandungan jika diperlukan.

 

Terkait proses kelahiran para imigran Rohingya yang hamil, Dr. Nurul menyatakan bahwa belum ada keputusan yang diambil karena belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai situasi mereka.

Berita Terkait

Kaliber Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi, JKN, dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara
BKKBN Aceh dan Kanwil Kemenag Aceh Bahas Pembaruan MoU dan Integrasi Data Catin
PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani
Sentuh Dunia Pendidikan, Polres Pidie Jaya Hadir Lewat “Saweu Sikula”, Tanamkan Disiplin dan Anti-Bullying di Jangka Buya
Ibu Hamil Asal Pulo Aceh “Desil 8” Jalani Operasi Dalam Keterbatasan Biaya, Keluarga Apresiasi Bantuan Dewan Dan Dokter
KORMI–Disporapar Lhokseumawe Sepakat Bangun Kolaborasi Olahraga Masyarakat
Polres Langsa Musnahkan 2,5 Kg Sabu, Puluhan Ribu Jiwa Lebih Berhasil Diselamatkan
Evaluasi Masa Transisi Pascabencana, Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya Ungkap Data Kerusakan dan Alasan Perpanjangan Pemulihan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Toba Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Balerong Balige, Penataan Pasar Diupayakan Berjalan Bersama

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

PT Pelindo Multi Terminal Dorong Budaya Kepemimpinan Berkarakter Dan Berintegritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIB

Sofan Hidayah Pimpin Apel, KAI Sumut Tegaskan Keselamatan Prioritas Tertinggi yang Tak Bisa Ditawar

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:34 WIB

Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:32 WIB

Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba Saat Angkut Hasil Curian

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:27 WIB

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Kasus Pengerusakan Dengan Problem Solving

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:24 WIB

Duduk Bersama, Kapolsek Siantar Marihat Selesaikan Selisih Paham Warganya Dengan Mediasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:50 WIB

Bobol Gereja di Simalungun, Pria 32 Tahun Dibekuk Polsek Tanah Jawa

Berita Terbaru