Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Harga Bahan Pokok Semakin Terkendali

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 1 April 2024 - 20:27 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernunr Banten saat menyambangi lapak pedagang telur. (Foto: TIMESLINES INEWS/Heru Nurhadiyansyah)

Pj Gubernunr Banten saat menyambangi lapak pedagang telur. (Foto: TIMESLINES INEWS/Heru Nurhadiyansyah)

TIMELINES INEWS>> Banten – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, secara umum harga bahan pokok sudah makin terkendali khususnya 20 bahan pokok.

Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dan pihak terkait selalu menjalin komunikasi untuk koordinasi dan sinergi dalam pengendalian inflasi.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) Provinsi Banten pada Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2024 secara daring dari Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (1/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GPM digelar serentak di 38 provinsi yang tersebar di 514 kabupaten/kota.

“Secara nasional hari ini serentak diadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus pengendalian inflasi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

“Kalau kita lihat secara umum, bahwa harga sudah makin terkendali khususnya 20 bahan pokok termasuk di dalamnya beras. Begitu juga di Provinsi Banten kita melakukan Gerakan Pangan Murah komoditi-komoditi yang mamacu inflasi. Kita lihat harga-harga cukup terkendali dengan baik,” tambah Al Muktabar.

Pj Gubernunr Banten saat menyambangi lapak pedagang telur. (Foto: TIMESLINES INEWS/Heru Nurhadiyansyah)

Dikatakan Al Muktabar, pemerintah tidak hanya menekan harga agar rendah, tetapi lebih pada keseimbangan antara produsen dengan konsumen. Jika harga terlalu tinggi, konsumen keberatan. Sementara kalau harga terlalu rendah, produsen tidak masuk hitung-hitungan biaya produksinya.

“Jadi kita selalu menjaga keseimbangan itu,” ungkap Al Muktabar.

Masih menurut Al Muktabar, Provinsi Banten memiliki kemandirian beberapa komoditas pangan selain mendapatkan pasokan dari daerah lain.

Salah satu yang menjadi andalan adalah beras. Provinsi Banten menempati posisi delapan besar nasional produsen beras atau lumbung beras nasional.

“Di beberapa titik kita sudah panen. Mungkin puncaknya atau panen raya di bulan April,” ucapnya.

“Ketahanan pangan harus benar-benar dijaga bersama,” tegas Al Muktabar.

Dijelaskan Al muktabar, menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024, pemerintah telah antisipasi persediaan atau stok daging sapi segar, daging sapi beku, hingga daging kerbau beku untuk antisipasi permintaan yang meningkat. Termasuk persediaan telur ayam ras.

Al Muktabar mengaku dirinya terus menjalin komunikasi untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan Bupati/Wali Kota dan pihak terkait dalam menjaga produksi dan pasokan barang untuk pengendalian inflasi.

Ditegaskannya, Pemprov Banten memiliki instrumen yang cukup dalam pengendalian inflasi. Al Muktabar juga memastikan distribusi pangan pada Musim Mudik Lebaran 2024 tetap lancar.

Pasokan dan ketersediaan barang tetap aman. Pasalnya angkutan barang untuk distribusi pangan termasuk yang dikecualikan dalam transportasi alias menjadi prioritas.

“Pola distribusi Kabupaten/Kota di Provinsi Banten Insya Allah aman. Untuk distribusi, di lapangan kita terus berkomunikasi dan saling memberikan informasi. Jadi untuk kesiapan kita Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024, Insya Allah bisa kita kendalikan,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan mengatakan memasuki hari ke 21 Bulan Ramadan, harga-harga cenderung turun.

“Terutama di pasar-pasar Pulau Jawa dan Sumatera. Beras dan telur cenderung turun,” ucapnya.

“Kita tetap waspada karena minggu-minggu ini permintaan akan meningkat karena memasuki Lebaran. Juga setelah Lebaran, karena musim libur,” tambah Mendag.

Berita Terkait

Dinsos Aceh Tenggara Pulangkan Dua warga terlantar ke aceh utara, masing-masing bawa bayi.
SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh
“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 00:24 WIB

Lapas Kelas IIB Singkawang Apresiasi Dedikasi Pejabat dan Pegawai dalam Pisah Sambut dan Pelepasan Purna Tugas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jaga Disiplin dan Integritas”, Kalapas Singkawang Bekali Peserta Magang dengan Nilai Pemasyarakatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Perkenalkan Kepemimpinan Baru, Kalapas Singkawang Gelar Silaturahmi ke 5 Instansi Strategis

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Awal Kepemimpinan, Kalapas Eddy Junaedi Tekankan Integritas dan Disiplin di Lapas Singkawang

Kamis, 30 April 2026 - 21:26 WIB

Momentum May Day 2026, KSPSI Makassar Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Senin, 22 September 2025 - 11:34 WIB

Keluarga Ojol Korban Pemukulan Oknum TNI di Pontianak Tolak Damai, Minta Proses Hukum Berlanjut

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:02 WIB

Presiden Soroti Koruptor Lolos Hukuman, MAUNG Desak Penertiban Tambang Ilegal di Kalbar

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:10 WIB

LSM MAUNG Kalbar: Bravo Kejati Kalbar Usut Tuntas Korupsi Proyek Bandara Ketapang

Berita Terbaru