Potensi Radikalisme di Banten Tinggi, Masyarakat Wajib Waspada

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 13:08 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kesbangpol Banten menyebut potensi radikalisme dan terorisme di Banten tinggi. (Freepik)

Ilustrasi. Kesbangpol Banten menyebut potensi radikalisme dan terorisme di Banten tinggi. (Freepik)

TIMESLINES INEWS >> Banten – Provinsi Banten disebut sebagai daerah dengan target gerakan radikalisme dan terorisme tertinggi di Indonesia setelah Provinsi Aceh. Hal ini harus menjadi perhatian khusus untuk mengantisipasi berkembangnya radikalisme dan terorisme di Banten.

“Selain itu Kota Serang merupakan kota utama secara nasional sebagai pemasok pelaku terorisme se-Indonesia, dan Cilegon berada di posisi kesepuluh sebagai target peledakan terorisme,” ucap Kabid Kewaspadaan Nasional Bakesbangpol Provinsi Banten, Cucu Suhara kepada TIMESLINES INEWS.

Cucu mengungkapkan, peringkat tersebut menjadi hal yang harus diawasi dan diwaspadai Bersama, bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tingkat kekerasan di Banten masih cukup tinggi, selain itu radikal terorisme menjadi hal yang terus kami upayakan pencegahanya bersama Densus 88 Anti Teror dan pihak lainnya,” ujarnya.

Cucu menilai, beberapa faktor yang menjadi penyebab aksi terorisme dan ekstrimisme di Banten diantaranya masalah ekonomi dan minimnya pemahaman ideologi.

“Paham radikalisme merupakan kejahatan yang sangat luar biasa dan juga berasal dari sikap, pemahaman dan tindakan yang sangat berbahaya. Dampak dari paham ajaran tersebut dapat memengaruhi paham intoleransi yang bersifat sesat,” kata dia.
Masyarakat juga dapat memperkuat pendidikan kewarganegaraan untuk menanamkan pemahaman yang mendalam terhadap empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika serta perlu memberikan pemahaman agama yang damai dan toleran, sehingga tidak mudah terjebak pada ajaran radikalisme.

“Masyarakat harus proaktif, jangan mudah terpancing dengan ajakan yang sifatnya tidak seperti biasanya, maka perlu dicurigai sehingga ini dapat dikoordinasikan dengan aparat setempat, agar mengetahui apakah kegiatan tersebut menyimpang atau tidak,” ujarnya.

Berita Terkait

Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja
Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan
Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi
PLN UID Aceh Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Listrik Massal
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB
PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:11 WIB

Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:08 WIB

Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:04 WIB

Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:54 WIB

PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Polresta Deli Serdang Tangkap Pelaku Narkoba Berkat Informasi Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:32 WIB

Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Curi Kusen Dan Jerjak Besi Di Gedung Bapera

Berita Terbaru