60 anggota keluarga bos hamas tewas di bom Israel termasuk putranya

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 31 Juli 2024 - 20:48 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Jakarta, – Keluarga mendiang pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, sudah menjadi incaran Israel sejak kedua belah pihak berperang hingga memicu agresi brutal Tel Aviv ke Jalur Gaza Palestina pada 7 Oktober lalu.

Sebelum Haniyeh tewas dalam serangan rudal di Teheran, Iran hari ini, ketiga putranya telah lebih dulu meninggal dunia dalam serangan Israel di Jalur Gaza.

Dikutip Al Jazeera, tiga putra Haniyeh yakni Hazem, Amir, dan Mohammad tewas usai mobil yang ditumpangi mereka dibom Israel di kamp Shati Jalur Gaza pada April lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak agresi brutal terjadi Jalur Gaza berlangsung, sudah ada lebih dari 60 anggota keluarga Haniyeh yang tewas dibunuh Israel.

Selain ketiga anaknya, pada Juni lalu, 10 anggota keluarga Haniyeh lainnya juga tewas akibat gempuran Israel di Gaza, termasuk empat cucu sang bos Hamas yang terdiri dari tiga anak perempuan dan satu anak laki-laki.

Sementara itu, putra Haniyeh yang masih hidup, Abdul Salam Haniyeh, menegaskan pembunuhan sang ayah tidak akan mengakhiri perlawanan Palestina terhadap Israel.

“Ayah saya selamat dari empat kali percobaan pembunuhan selama perjalanan hidup patriotiknya. Dan hari ini Allah telah menganugerahinya kesyahidan yang selalu ia harapkan,” ucap Abdul Salam menanggapi kepergian sang ayah.

“Ia sangat ingin membangun persatuan nasional dan berjuang untuk persatuan semua faksi Palestina dan kami menegaskan bahwa pembunuhan ini tidak akan menghalangi perlawanan, yang akan terus berjuang hingga kebebasan tercapai,” paparnya menambahkan.

Haniyeh, tewas dalam serangan udara di Teheran, Iran, pada Rabu (31/7) pagi waktu setempat.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, sebagian besar termasuk Hamas yakin bahwa Israel dalang di balik pembunuhan Haniyeh.

Haniyeh tengah berada di Teheran, Iran, untuk menghadiri pelantikan presiden baru Masoud Pezeshkian pada Selasa (30/7). Ia menempati salah satu kediaman veteran perang di utara Teheran selama berada di negara tersebut.

Media Iran melaporkan serangan udara menghantam kediaman Haniyeh di Teheran pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Menurut laporan media, serangan berasal dari “proyektil berpemandu udara”.

Sumber Iran yang mengatakan kepada media Lebanon pro-Hizbullah al Mayadeen menyebut proyektil tersebut ditembakkan dari luar Iran. Meski begitu, otoritas Iran belum mengonfirmasi hal ini.

Ismail Haniyeh merupakan kepala biro politik Hamas sejak 2017, menggantikan Khaled Meshaal. Haniyeh merupakan tokoh terkenal di Palestina, terutama usai menjabat Perdana Menteri pada 2006 menyusul kemenangan telak Hamas pada pemilu parlemen.

Haniyeh tinggal di pengasingan dan berpindah antara Turki dan Qatar. Dia bergabung dengan Hamas pada tahun 1987, saat peristiwa Intifada Pertama.

Baca artikel CNN Indonesia “60 Anggota Keluarga Bos Hamas Tewas Dibom Israel, Termasuk 3 Putranya” 

Berita Terkait

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Air Mata Argentina, Senyum Spanyol di Final Paling Dramatis 😭🔥
Dugaan Perdagangan Orang di Malaysia: Paspor Disita, Istri diperkosa, Suami Sempat Hilang 
Indah Ekklesia Torehkan Prestasi, Harumkan Langsa ke Panggung Dunia
Puluhan Ribu Perempuan Gaza Kehilangan Suami, Dampak Perang Perburuk Krisis Sosial dan Kesehatan
TKI Asal Aceh Diduga Jadi Korban Agen Ilegal, Dipaksa Bayar Hutang Dua Kali Lipat dan Paspor Ditahan
Muaythai Lhokseumawe Panaskan Semangat Menuju Pra-PORA 2025: Ramazani Pimpin Latihan dengan Tekad Juara
Aktivis LIRA dan Korek Geruduk Polres Aceh Tenggara, Desak Copot Kasat Narkoba dan Bongkar Dugaan “Tangkap Lepas”

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru