Bhabinkamtibmas Polsek Blangkejeren Berhasil Mediasi Sengketa Tanah Antara Warga Desa Bukit dan Desa Sangir di Gayo Lues

REDAKSI 1

- Redaksi

Kamis, 12 September 2024 - 23:48 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES – Dabun Gelang, Bripka Zulkifli Bhabinkamtibmas Desa Bukit Polsek Blangkejeren, di bawah naungan Polres Gayo Lues, berhasil menyelesaikan sengketa tanah antara warga Desa Bukit, Kecamatan Blangkejeren, dan warga Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Proses perdamaian berlangsung pada Sabtu, 8 September 2024, di rumah Kepala Desa Kampung Bukit.

Sengketa ini melibatkan SL (57), warga Desa Sangir, dan JM (74), warga Desa Bukit, terkait perselisihan lahan. Berkat mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan perangkat desa, kedua belah pihak sepakat berdamai. Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perselisihan ini dan bersedia diproses secara hukum jika terjadi lagi di kemudian hari.

Proses perdamaian ini dihadiri oleh Kepala Desa Kampung Bukit, Ridwan Husin, Bripka Zulkifli selaku Bhabinkamtibmas Desa Bukit, kedua pihak yang bertikai, serta perangkat desa setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Blangkejeren, Ipda Safuandi, SH, turut memberikan pernyataannya terkait keberhasilan mediasi ini. “Kami sangat mengapresiasi itikad baik dari kedua pihak yang bersedia menyelesaikan masalah ini dengan jalan damai. Polsek Blangkejeren akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani permasalahan warga, dan kami berharap semua pihak bisa saling menjaga ketertiban serta kedamaian di wilayah ini,” ujar Ipda Safuandi.

Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan konflik antarwarga, terutama dalam persoalan yang menyangkut kepentingan bersama seperti sengketa tanah. “Semoga kesepakatan damai ini dapat menjadi contoh bagi warga lain, bahwa setiap masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan tanpa harus berujung pada konflik yang berkepanjangan,” tambahnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan keharmonisan antarwarga di wilayah tersebut dapat terus terjaga, serta musyawarah tetap menjadi prioritas utama dalam penyelesaian masalah di masa mendatang.(Red)

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru