Puluhan Peserta datangi BKPSDM Kota Subulussalam terkait Seleksi PPPK

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 23:35 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam- Puluhan para peserta seleksi

Subulussalam- Puluhan para peserta seleksi

TLII>>Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) Kota Subulussalam dan tenaga bakti kesehatan Kota Subulussalam mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kota Subulussalam, Kamis, 19 Desember 2024.

 

Kedatangan para peserta PPPK ke kantor BKPSDM terkait adanya laporan pengaduan terkait seleksi PPPK yang telah berlangsung. Dimana, diduga, ada beberapa para peserta tidak memenuhi syarat namun tetap mengikuti tahanpan ujian seleksi, dan beberapa hal lain terkait kejanggalan dalam proses seleksi seperti matinya server pada saat ujian berlangsung sekitar kurang lebih 20 menit yang membuat kami curiga,” kata Asraya salah satu peserta Seleksi PPPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Subulussalam- Puluhan para peserta seleksi

Kedatangan peserta PPPK ke kantor BKPSDM

didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Subulussalam, Edi Sahputra Bako.

 

Laporan ini mewakili beberapa dari peserta seleksi yang ada di instasi berbeda di Pemerintah Kota Subulussalam diantaranya, Bambang Irwanto dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH),

Rubiyanti Hartati mengikuti di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK),

Zakaria Ujung dari Petugas Pemadam Kebakaran dan intansi lainya, para peserta seleksi PPPK menyerahkan langsung laporan pengaduan secara tertulis kepada Sekretaris BKPSDM dan Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM Ria Hesty Wisesa.

Subulussalam- Puluhan para peserta seleksi

“Sementara itu, Ketua YARA Subulussalam,

Edi Bako, meminta Pihak BKPSDM untuk memproses laporan Pengaduan tersebut secara serius. Mengingat, kata Edi, pengaduan ini sangat penting berkenaan hak, keadilan dan kebenaran, kami mau proses seleksi PPPK ini berjalan bersih dan tidak ada yang terdzalimi haknya para peserta.” tegas Edi.

 

“Menurutnya, meminta pihak BKPSDM mengikuti Keputusan Mempan RB Republik Indonesia No. 347 Tahun 2024 Tentang Mekanisme Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Tahun Anggaran 2024.

 

Dalam proses seleksi ini, jika ada peserta yang tidak sesuai, maka pihak BKPSDM jangan ragu untuk menggugurkannya. Apalagi, lanjut Edi, setiap peserta sudah membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak berkenaan data dokumen.

 

Berkenaan temuan banyaknya para peserta yang mengikuti seleksi ternyata peserta yang tidak aktif bekerja di instansi Pemerintah. Bahkan, ada yang tidak pernah terlihat bekerja, sehingga kita temukan ada yang mengunggah dokumen surat aktif tidak sesuai format dari Badan Kepegawaian Negara

(BKN), dalam hal ini, kami juga menanyakan adanya Kepala Dinas yang mengeluarkan surat aktif. Padahal, pegawai honorer tersebut sudah tidak aktif lagi bekerja.

 

Atas hal itu, tentu yang aktif bekerja dan mengabdi belasan tahun merasa terdzalimi haknya.

 

“Dalam hal ini, lanjut Edi, kami juga meminta pihak BKPSDM untuk membuka data THK II siapa saja orangnya, dan meminta memprioritaskan yang sudah lama mengabdi dan berharap diperjuangkan semuanya mendapat kuota untuk menjadi PPPK.”ucap Edi.

 

BKPSDM Kota Subulussalam melalui Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM Ria Hesty Wisesa menyampaikan, pada prinsipnya kami akan memproses pengaduan ini, terima kasih kepada rekan- rekan telah menyampaikan hal ini, karena kami tidak mengetahui secara teknis yang mengetahui dinas-dinas terkait.

 

Ria Hesty Wisesa menambahkan, kita juga ingin perekrutan yang bersih dan tidak ada terdzalimi, jika ada yang tidak sesuai aturan bisa kita gugurkan, langsung kita eksekusi ada prosesnya dan pemanggilan nantinya.

 

“Harapan Ria Hesty Wisesa, tenaga bakti kesehatan yang disampaikan Safriadi di jawab oleh pihak BKPSDM akan mengusahakan penambahan kuota pada tahap kedua nantinya dan membantu agar tenaga kesehatan bakti masuk dalam data base BKN nantinya, kita harap semua mendaftar pada tahap dua ini,” kata Ria.

Berita Terkait

Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Target Fungsional Akhir Juni 2026
Gandeng KBB, Imigrasi Kelas II TPI Belawan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Belawan
Bupati Pidie Jaya Paparkan Tiga Prioritas Strategis Pascabencana Saat Audiensi dengan Serambi Indonesia
Bupati Aceh Utara temui Wamen PKP bahas rumah ASN dan korban banjir
PPD Terbaik 2026, Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional
PT Pelindo Regional 1 Beri Penghargaan Best Corporate Branding hingga Best Social Media Engagement
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR Tinjau Huntara Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem di Langkahan
Berantas Peredaran Narkoba,  Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Lima Pemilik Sabu dan Ganja

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:50 WIB

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:31 WIB

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terbaru