Sentra Kue Gipang di Kampung Magelaran Serang: Penggerak Ekonomi Warga

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 16:19 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembuatan kue gipang. (Foto : TLii/Heru)

Pembuatan kue gipang. (Foto : TLii/Heru)

TLii >> Kota Serang – Aroma manis gula bercampur beras ketan mulai tercium saat memasuki area Kampung Magelaran, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Terlihat beberapa warga tengah sibuk membuat kue khas Banten yaitu gipang.

Salah satu pembuat kue gipang yang terkenal adalah Nengsi. Dia berseloroh kalau ada resep rahasia agar gipang buatannya lebih enak yang diturunkan nenek moyangnya sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Resep itu kemudian dijaga dan diturunkan ke generasi-generasi selanjutnya.

“Udah dari nenek moyang (membuat gipang) jadi sudah turun temurun,” kata Nengsi saat ditemui TLii. Senin (24/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nengsi menceritakan proses pembuatan gipang dari awal. Mulanya beras ketan dicuci, setelah itu direbus dan dijemur selama beberapa hari. Jika cuaca sedang baik yaitu panas tak berawan maka proses penjemuran bisa kurang dari empat hari.

“Kalau nggak ada panas, Empat harian lah ngejemurnya,” ujarnya

Setelah dijemur, beras ketan kering digoreng dan dibentuk persegi panjang. Kue gipang berwarna cokelat pun siap diperjualbelikan ke berbagai daerah di Banten seperti Lebak, Pandeglang, Cilegon, dan Tangerang.

Saat bulan puasa seperti saat ini, khususnya menjelang lebaran, Nengsi mengatakan omzet yang didapatnya bisa mencapai Rp8 juta sehari. Selain di Banten, dagangannya itu juga dipasarkan hingga ke Jakarta.

“Sehari habis 35 dus, satu dus itu ada 12 toples, satu toples harganya 20 ribu,” tuturnya.

Ida, salah satu pembeli setia kue gipang buatan Nengsi mengatakan dirinya rutin membeli olahan tangan Nengsi itu karena harganya yang pas di kantong. Selain itu, sudah pasti rasanya pun lezat dan cocok menjadi camilan saat berbuka puasa dan lebaran.

“Kalau bulan puasa lebih banyak (pesannya),” kata Ida

Beragamnya varian rasa kue gipang Nengsi juga membuat Ida ketagihan kue gipang. “Saya sangat menyukai varian rasa ketan hitam dan ungu karena rasanya yang khas dan warnanya yang menarik,” ucapnya.

Berita Terkait

Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja
Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan
Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi
PLN UID Aceh Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Listrik Massal
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB
PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:11 WIB

Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:08 WIB

Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:04 WIB

Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:54 WIB

PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Polresta Deli Serdang Tangkap Pelaku Narkoba Berkat Informasi Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:32 WIB

Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Curi Kusen Dan Jerjak Besi Di Gedung Bapera

Berita Terbaru