Sidang Kyai Amar di PN Binjai Ricuh, Santri Dikeroyok & Polisi Selidiki Pelakunya

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:18 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Kyai Amar di PN Binjai Ricuh, Santri Dikeroyok & Polisi Selidiki Pelakunya

TLii | SUMUT | Binjai, Suasana tegang mewarnai Pengadilan Negeri (PN) Binjai pada Rabu sore (26/3), usai sidang yang melibatkan pimpinan Pondok Pesantren Kulo Saketi, Kyai Muhammad Amar.

Insiden kekerasan pecah di depan gedung pengadilan, ketika seorang santri bernama Muhammad Rafli (16), warga Dusun VI, Sunggal, Deliserdang, dikeroyok oleh sekelompok orang yang dibawa oleh Textian Topan pada saat setelah sidang dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan Brutal di halaman Depan Pengadilan hingga ke luar jalan, Menurut warga yang merupakan saksi mata insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, tak lama setelah Rafli menghadiri sidang Kyai Amar selaku santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Kolo Saketi Binjai.

Dan dengan tiba-tiba, sekelompok orang tersebut mengejar dan menyerangnya dengan sangat arogan dan brutal, saat terekam oleh video amatir yang diperoleh awak media yang bertugas.

“Mereka mengejar anak saya, lalu memukulinya dengan gagang sapu hingga mengalami luka memar di pelipis mata sebelah kanan,” ujar Suharsono, menggambarkan kejadian mengerikan yang menimpa anaknya.

Kekerasan tersebut sempat terekam dalam beberapa video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, para pelaku terdengar meneriakkan kalimat provokatif, termasuk “Ustadz cabul kau bela!”, sebelum menyerang korban dari perkataan Textian Topan sendiri didampingi rekan-rekannya.

Polisi Gerak Cepat, Kasus Masih Diselidiki dan Insiden ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/169/III/2025/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumut, kasus ini tengah dalam proses penyelidikan intensif.

Hingga saat ini, Kasat Reskrim Polres Binjai IPTU Heriyanto, S. St. K., SIK, belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas para pelaku maupun langkah hukum yang akan diambil.

Namun saat dikonfirmasi Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo, S.H., S.I.K., M.Si., melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, “Ok TRIms impo nya, Tlg kalo ada impo2”, katanya.

Awak media yang bertugas pun langsung bergegas mengawal permasalahan ini, mengingat korban masih di bawah umur, dan para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta pasal pidana terkait pengeroyokan dan penganiayaan.

“Kami sedang mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi”, ucap salah seorang penjaga piket SPKT yang tidak mau disebutkan namanya.

 

Situasi Terkendali, Polisi Perketat Keamanan

Ketegangan sempat meningkat di depan PN Binjai akibat insiden ini. Namun, aparat keamanan dan warga bergerak cepat untuk mencegah bentrokan lebih lanjut. Saat ini, polisi telah memperketat pengamanan di area pengadilan guna mengantisipasi kemungkinan konflik susulan.

Polisi menghimbau semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Kami meminta masyarakat menghormati proses hukum. Jika ada perbedaan pendapat, selesaikan dengan cara yang benar, bukan dengan kekerasan,” tegasnya lagi.

Kasus Kyai Amar Jadi Sorotan, Sementara itu kasus yang menjerat Kyai Amar masih menjadi perhatian publik. Pimpinan Pondok Pesantren Kulo Saketi itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan penipuan dan penggelapan. Namun, persidangan masih berlangsung, dan belum ada putusan final dari pihak pengadilan negeri Binjai.

Dengan situasi yang terus berkembang, publik berharap agar proses hukum dapat berjalan transparan dan adil. Semua pihak dihimbau untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan yang melanggar hukum dengan arogansi masing-masing.(Red/Tim)

Berita Terkait

Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba
Gunakan Tehnik Under Cover, Seorang Pria Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai Beserta Barang Buktinya”
Tak Ada Ruang Bagi peredaran gelap Narkoba, Polres Binjai Amankan Dua Pelaku Penjual Sabu
Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai, Ciduk Spesialis Maling Besi Tower Di Binjai Barat*”
Lapas Binjai dan BRI Berbagi Praktik Baik, Masyarakat Siap Nikmati Layanan yang Lebih Berkualitas
Lapas Binjai Gelar Tes Urine Acak, 20 WBP Dinyatakan Negatif Narkoba
Mengubah Pelayanan Menjadi Kepercayaan, Lapas Binjai Raih Predikat Baik
Pengajian Rutin Yasinan, Lapas Binjai Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB