Kenduri 44 Hari Wafatnya Tgk Ja’far Ama Uwe Ketua DPW-PA/ KPA Gayo Lues di Kediaman Pimpinan Dayah Raudhatul Qur’an

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 13:22 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an di Desa Kong Paluh, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (30/7). Ratusan santri, para guru, ustadz, serta tamu undangan dari berbagai penjuru Gayo Lues berkumpul dalam satu majelis doa bersama untuk memperingati 44 hari wafatnya almarhum Ja’far Ama Uwe — tokoh penting dalam sejarah perjuangan Aceh, khususnya di wilayah tengah.Acara ini diprakarsai oleh Tgk. Martunis, pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Jihad dan Raudhatul Qur’an, sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok almarhum yang semasa hidupnya dikenal sebagai Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), guru, pelatih, sekaligus pemimpin yang disegani.

Dalam sambutannya, Tgk. Martunis tak kuasa menyembunyikan rasa kehilangan. Dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca, ia menyampaikan bahwa almarhum Ja’far Ama Uwe bukan hanya seorang panglima, melainkan figur ayah, guru, dan panutan dalam perjuangan serta kehidupan bermasyarakat.

“Secara pribadi, almarhum bukan sekadar pimpinan di medan juang di masa konflik. Beliau adalah mualim, pelatih, sekaligus sosok yang membentuk banyak dari kita hari ini. Tegas, berani, namun penuh kasih dalam membimbing,” ujar Tgk. Martunis di hadapan para hadirin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebut bahwa pemilihan ketua baru untuk menggantikan posisi almarhum sebagai Ketua PA/KPA Gayo Lues akan segera dibahas melalui mekanisme musyawarah bersama seluruh elemen KPA wilayah.

 “Kita akan duduk bersama, bermusyawarah dalam semangat kebersamaan yang diwariskan almarhum. Tak mudah mencari pengganti beliau, namun roda perjuangan dan kepemimpinan harus tetap berjalan,” lanjutnya.

Acara kenduri ini dimulai sejak pagi hari dengan pembacaan Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh para ulama setempat. Doa bersama dipanjatkan agar almarhum Ja’far Ama Uwe diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta mendapat ketenangan dan kedamaian abadi.

Keluarga besar almarhum, melalui putranya Syukurdi Putra Yoga, turut menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pihak pondok pesantren atas segala bentuk bantuan dan dukungan terhadap pelaksanaan acara ini.

 “Kami atas nama keluarga besar almarhum Ja’far Ama Uwe mengucapkan terima kasih kepada Tgk. Martunis dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an. Semoga segala kebaikan ini dibalas oleh Allah dengan pahala yang berlipat,” tutur Syukurdi mewakili keluarga.

Acara ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk silaturahmi, mempererat tali persaudaraan antara keluarga almarhum, para tamu, dan warga pesantren. Tampak kehangatan dan kebersamaan mewarnai momen ini, seolah menjadi pengingat bahwa warisan nilai-nilai perjuangan dan persaudaraan yang ditanamkan almarhum masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.Dalam diam, doa-doa terbang menuju langit. Dalam peluk kenangan, sosok Ja’far Ama Uwe hidup kembali—bukan hanya sebagai pejuang, tapi sebagai jiwa yang tak lelah mencintai tanah kelahirannya dan orang-orang di dalamnya.

 

(Kang Juna)

 

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru