Sungai Kala Tripe Mengamuk: Akses ke Tripe Jaya Putus, Warga Terkurung Banjir

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 13:22 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Banjir bandang dari luapan Sungai Kala Tripe menghantam sejumlah desa di Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (26/11/2025) pukul 07.00 wib.

Air sungai mengamuk dan menyebabkan puluhan rumah terendam serta akses jalan utama putus total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah Terendam Hingga Setinggi Plafon

Di Desa Uyem Beriring, sedikitnya 30 rumah warga terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 2,5 meter, bahkan sudah menyentuh plafon rumah.

Menurut pantauan langsung tim media TLii, Zainal Abidin menyampaikan:

“Rumah yang terendam airnya sudah mencapai plafon rumah, sekitar 3 meter,” jelas Zainal.

Sejumlah rumah dikhawatirkan bisa hanyut jika debit air terus meningkat.

 

Abutment Jembatan Rerebe Putus, Warga Terancam Terisolasi

Banjir juga merusak abutment Jembatan Rerebe (struktur bawah di ujung jembatan) hingga putus total. Jembatan ini merupakan satu-satunya jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Tripe Jaya dengan pusat Kabupaten Gayo Lues.

Akibat kerusakan berat pada abutment dan badan jalan, akses menuju Tripe Jaya kini benar-benar terputus, membuat warga di kecamatan itu terkurung dan terancam terisolasi.

Debit air Sungai Kala Tripe terus meningkat tajam, memunculkan kekhawatiran jembatan utama ikut hanyut jika banjir kembali menguat.

 

Warga Mengungsi & Tetap Siaga

Di Desa Uyem Beriring, puluhan rumah terendam dengan ketinggian air lebih dari satu meter. Kondisi ini memaksa warga mengungsi ke lokasi lebih aman dan ke rumah keluarga di desa lain dalam wilayah Kecamatan Tripe Jaya.

Seorang warga Rerebe, Alimat, mengatakan kepada TLii:

“Kini warga di Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues sudah terkurung dan terancam terisolasi akibat akses menuju kecamatan itu sudah putus total dihantam banjir,” ujar Alimat.

Ia menambahkan, puluhan rumah warga di Desa Uyem Beriring juga terendam, sehingga masyarakat terpaksa mengungsi.

Hingga saat ini, debit air Sungai Kala Tripe masih tinggi dan hujan deras masih mengguyur wilayah Gayo Lues. Warga pun terus berjaga dan waspada menghadapi kemungkinan banjir susulan. (Zainal Abidin)

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK
Bukber Wartawan Simeulue, SEKBER Tegaskan Persatuan Tanpa Sekat Organisasi
Logistik Rampung 100 Persen, Kota Langsa Siap Sukseskan Pilchiksung 2026
Warga Lamdingin Ditemukan Mengapung Di Krueng Aceh, Polisi Lakukan Olah TKP
Atas Permintaan Masyarakat, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru