Wagub Aceh Dampingi Menteri, Bantuan Udara Mulai Dikirim

ZULKARNAINI

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 00:17 WIB

2057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” tegasnya.

Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” tegasnya.

TLii.Pidie Jaya — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh mulai mengalirkan bantuan logistik melalui jalur udara menggunakan pesawat dan helikopter TNI untuk menjangkau wilayah terdampak banjir dan longsor yang hingga kini masih sulit diakses melalui jalur darat.

Penyampaian tersebut disampaikan dalam kunjungan lapangan sejumlah pejabat tinggi negara di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).

Kunjungan itu dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus, anggota DPR RI Titik Soeharto dan Didit Prabowo, serta jajaran Pemerintah Aceh termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Turut hadir Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi, rombongan bertemu para pengungsi, memantau kerusakan dan titik kritis, serta menyerahkan bantuan sandang, pangan, dan kebutuhan darurat kepada warga.

Menteri Pertahanan Sjafrie menegaskan bahwa mekanisme distribusi bantuan tidak lagi menunggu proses administratif panjang. Bantuan akan dikirim secara bertahap dengan prioritas kebutuhan dasar.

> “Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterjunkan akan langsung ditangani prajurit TNI yang sudah disiagakan di wilayah terdampak untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyebutkan bahwa langkah pemerintah pusat merupakan wujud nyata koordinasi dan respons cepat terhadap situasi darurat di Aceh. Pemerintah Aceh, katanya, akan mengawal penuh proses distribusi agar bantuan tepat sasaran.

> “Kita pastikan semua bantuan yang turun dari pusat maupun daerah tersalurkan dengan cepat dan merata. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” ujar Fadhlullah.

Ia turut menyampaikan bahwa posko terpadu telah diperkuat untuk mempercepat pengolahan data, distribusi bantuan, serta membuka akses bagi wilayah yang masih terisolasi.

Selain bantuan logistik, percepatan pemulihan infrastruktur juga menjadi prioritas lanjutan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa PLN telah mengirim 30 ton material tower listrik dari Jakarta ke Aceh. Pengiriman dilakukan dengan helikopter berkapasitas enam ton per hari.

Dengan pola pengiriman tersebut, diperkirakan proses mobilisasi memakan waktu lima hari, ditambah dua hari untuk pemasangan konstruksi tower.

> “InsyaAllah hari Sabtu listrik akan kembali menyala sehingga jaringan komunikasi dan layanan publik dapat pulih,” ujar Tito.

Kunjungan lintas kementerian itu sekaligus menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh kini memasuki operasi terpadu yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga teknis, hingga relawan. Pemerintah memastikan bantuan darurat, pemulihan akses, dan rehabilitasi wilayah terdampak akan terus dipercepat dalam waktu dekat.

Berita Terkait

PT.Eliot Luther Indonesia Tembus Wilayah Paling Terisolir Di Bener Meriah, Bantuan Diserahkan Di Tengah Akses Putus Total
Batalyon Dhira Brata Akpol ’90  Penyerahan dilakukan di atas Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut. Yang diterima Kadinsos dan Anggota DPRD Kabupaten Aceh Tamiang
Mendagri Tito Karnavian dan Menhan Sjafri Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya, Bupati Sibral: “Bukti Pemerintah Pusat Hadir untuk Rakyat”
Kapolres Pidie Jaya Tinjau Titik Banjir, Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu
Peacemaker Justice Award 2025: Menguatkan Penyelesaian Sengketa Nonlitigasi Di Indonesia
Beras Impor 250 Ton di Sabang Diizinkan Masuk, Tapi Dilarang Keluar Daerah Pabean
BNN Aceh Musnahkan 54 Kg Narkotika,Ungkap Modus Peredaran Lintas Kabupaten
Beras Impor Sabang Dinilai Ilegal oleh Mentan, Pemerintah Aceh dan BPKS Angkat Bicara

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:12 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Berkala untuk Pegawai Dan Warga Binaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:42 WIB

Dirjen Pemasyarakatan, Dan Ka’rutan  labuhan Deli Serta Rombongan lainya  Tinjau Langsung Ke UPT Terdampak Banjir Di Sumatera Utara

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:16 WIB

Dalam Keadaan Terendam Banjir, Dirjenpas Kunjungi Lapas Narkotika Langkat, Pastikan Pelayanan Bagi Warga Binaan Terpenuhi

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:07 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Pengajian Jumat Rutin, Ustadz M. Ali Subur Harahap Sampaikan Kajian tentang Syarat Sah Shalat

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:21 WIB

Kejati Sumut Kunjungan Kerja ke Kantor Kejari Toba

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Tinjau Lapas Kelas I Medan, Pastikan Situasi Aman Dan Terkendali

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:47 WIB

Hadir Untuk Masyarakat: Polda Sumut Bersihkan Sekolah dan Masjid Terdampak Longsor di Garoga

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:41 WIB

Polri Dirikan Posko Kesehatan, Keamanan hingga Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir Tapsel

Berita Terbaru