Bener Meriah — 12 Hari Pascabencana, Kondisi Daerah Masih Terisolir, Warga Hanya Butuh Listrik dan Bahan Bakar

ZULKARNAINI

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:17 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi dari ia

Foto ilustrasi dari ia

TLii..Bener Meriah.Sudah 12 hari pascabencana melanda Kabupaten Bener Meriah, kondisi wilayah tersebut masih sangat memprihatinkan. Informasi terbaru yang dihimpun dari lapangan menyebutkan bahwa jaringan listrik dan sejumlah jembatan vital masih 90 persen terputus total, tanpa ada kepastian waktu perbaikan dari pihak terkait.

Akibat terputusnya pasokan energi, gas elpiji juga tidak lagi masuk ke Bener Meriah, memaksa warga kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Di sisi lain, bahan bakar minyak (BBM) juga habis, menjadikan jalanan utama di wilayah itu semakin lengang.

Sejumlah warga berupaya memasok BBM dari arah Lhokseumawe dengan berjalan kaki. Harga BBM yang berhasil dibawa masuk pun melonjak tajam, mencapai Rp50.000 hingga Rp70.000 per liter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, hingga kini belum ada informasi, imbauan, maupun penyampaian resmi dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah kepada masyarakat di pusat-pusat permukiman seperti Simpang Tiga dan Pondok Baru.

“Yang masyarakat butuhkan hanya dua: jaringan listrik dan pasokan bahan bakar. Itu saja sudah cukup untuk bertahan,” ujar seorang warga.

Di tengah keterbatasan komunikasi, informasi kondisi terkini hanya dapat dipancarkan dari titik-titik tertentu di kawasan perbukitan. Akses jaringan telepon seluler diperoleh dari lokasi dengan ketinggian sekitar 1.700 mdpl di kawasan lindung Kecamatan Permata, berjarak sekitar 10 km dari Pondok Baru.

Informasi lanjutan dari lapangan dijadwalkan akan diperbarui kembali pada 09 Desember 2025 pukul 10.00 WIB.

(Erwin Gayo — Kontributor Lapangan)

 

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB