TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
27/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Palangka Raya Dalam rangka memperingati 25 Tahun Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya beserta jajaran turut menghadiri kegiatan refleksi yang diselenggarakan di Halaman Kantor BBPOM Palangka Raya, Selasa (27/01/2026).

Kegiatan refleksi ini dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Gerakan Penanaman 22.000 Pohon sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya, Yudhi Hartanto, SF, Apt., MM, menyampaikan perjalanan panjang BBPOM Palangka Raya selama 25 tahun dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan di wilayah Kalimantan Tengah. Ia menjelaskan bahwa BBPOM memiliki fungsi utama pengawasan pre-market melalui sertifikasi produk serta pemeriksaan sarana produksi dan distribusi obat, obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan.

Selain itu, BBPOM juga melaksanakan pengawasan post-market melalui pengambilan sampel dan pengujian obat serta makanan di laboratorium guna menjamin mutu dan keamanan produk yang beredar di masyarakat. Fungsi lainnya meliputi penegakan hukum melalui kegiatan intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang obat dan makanan, pelayanan publik berupa edukasi serta penanganan pengaduan masyarakat, hingga pemantauan peredaran obat dan makanan secara daring melalui sistem cyber drone.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan refleksi 25 tahun BBPOM Palangka Raya yang dirangkaikan dengan pencanangan Zona Integritas menuju WBBM serta gerakan penanaman pohon. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
“Kami mendukung penuh upaya BBPOM Palangka Raya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan,” ujar Theo Adrianus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, Ungkapnya.
(***)


































