Belum Satu Bulan Di Perbaiki, Jalan Tanjung Balai Sunggal Sudah Hancur: Proyek Hampir Rp2 Miliar Disorot Tajam

H²

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 13:46 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Deli Serdang — Ironi pembangunan kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang. Pekerjaan pemeliharaan ruas Jalan Tanjung Balai, Kecamatan Sunggal, yang belum genap sepekan selesai dikerjakan, kini sudah menunjukkan kerusakan parah di sejumlah titik. Senin, (5/1/2026).

Foto Jalan Rusak.

Kondisi ini menuai sorotan tajam masyarakat, pantauan langsung di lapangan memperlihatkan badan jalan yang baru diaspal tampak retak, mengelupas, bahkan hancur di beberapa bagian. Aspal terlihat tidak merekat sempurna, bergelombang, dan pecah memanjang, memunculkan dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek dilakukan asal jadi serta tidak sesuai standar teknis.

Foto: Lisplang Pagu Proyek

Diketahui, proyek pemeliharaan ruas jalan tersebut dikerjakan oleh rekanan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, yakni CV. Atika Utama Shakti, dengan sumber dana APBD Deli Serdang Tahun Anggaran 2025. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp1.974.784.000 (hampir Rp2 miliar).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat kecewa dengan hasil pekerjaan tersebut. Menurutnya, pemeliharaan jalan seharusnya membuat kondisi jalan lebih baik dan bertahan lama, bukan justru rusak dalam hitungan hari.

“Ini baru beberapa waktu saja, tapi aspalnya sudah retak dan hancur. Aspalnya seperti tidak mengikat, kualitasnya sangat buruk. Kami heran, bagaimana bisa pekerjaan seperti ini lolos,” ujarnya dengan nada kesal, Sabtu (03/01/2026).”

Warga lainnya juga menilai pengaspalan dilakukan tanpa perhitungan matang dan terkesan hanya mengejar keuntungan semata. Kerusakan yang terjadi dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran, mengingat dana yang digunakan berasal dari uang rakyat. Kalau kualitas aspal nya bagus, muatan berat pun gak ada masalah, contoh seperti jalan tol, ribuan ton menerima beban lintasan, namun gak masalah, sebab balita aspal nya memang bagus. Ungkap nya.

Kekecewaan pun diarahkan kepada Dinas SDA BMBK Deli Serdang sebagai instansi penanggung jawab, yang dinilai lemah dalam pengawasan. Masyarakat mendesak agar pihak-pihak terkait segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.
Bahkan, warga meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) ikut turun tangan untuk menelusuri dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, mengingat besarnya nilai anggaran dan buruknya kualitas hasil pekerjaan.

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas SDA BMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, ST, menyampaikan, “Bahwa kerusakan jalan tersebut diduga dipicu oleh aktivitas kendaraan bermuatan berat yang melintas di lokasi. Di lokasi tersebut terdapat pabrik paving, sehingga banyak kendaraan bermuatan berlebih (overload) yang melintas. Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa untuk menyurati Dinas Perhubungan serta pemilik pabrik paving. Kami juga telah meminta pihak pelaksana agar segera melakukan perbaikan karena pekerjaan masih dalam masa pemeliharaan. Namun, kerusakan berpotensi terjadi berulang selama kendaraan overload masih melintas,” jelasnya.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB