TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
27/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung resmi membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) wirausaha baru pelatihan frozen food bagi warga binaan, Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui keterampilan produktif.

Pelatihan ini terlaksana berkat kerja sama antara Rutan Tanjung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong sebagai bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kompetensi kerja, termasuk bagi warga binaan.

Kegiatan pembukaan digelar di Aula G. G. Van Delft Rutan Tanjung dan dihadiri oleh Kepala Rutan Tanjung Raymon Andika Girsang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong Hady Ismanto, perwakilan Lurah Tanjung Mohamad Kamal Nazwil, perwakilan Camat Tanjung H. Rahmadi, serta perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong Anisa Zumaidah.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Smart Tabalong, serta sambutan dari para pemangku kepentingan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong yang ditandai dengan penyerahan bahan dan alat praktik pelatihan kepada peserta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hady Ismanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi kerja masyarakat, termasuk warga binaan.
“Pelatihan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi kerja, termasuk bagi warga binaan. Kami menekankan pentingnya pelatihan yang aplikatif agar dapat langsung dimanfaatkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah Kabupaten Tabalong dalam meningkatkan kemampuan tenaga kerja melalui program pengembangan 15 ribu tenaga kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin serta berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Pelatihan frozen food ini akan dilaksanakan selama enam hari dengan materi pembuatan dimsum, pentol, dan sempol yang memiliki nilai ekonomis serta peluang usaha yang menjanjikan. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta dan diharapkan menjadi bekal kemandirian setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan, Tandasnya.
(***)


























