Dipercaya Bupati Sibral Malasyi, Muhammad Nur Hadapi Tantangan Besar Pulihkan Pertanian Pidie Jaya

ZULKARNAINI

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:51 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii |PIDIE JAYA, ACEH – Banjir boleh merendam sawah, lumpur boleh menutup tanah, tetapi harapan petani tidak boleh ikut tenggelam. Semangat itulah yang kini mewarnai upaya pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, melalui langkah adaptasi dari lahan persawahan terdampak banjir menjadi ladang jagung.

Di balik upaya tersebut, nama Muhammad Nur, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam mendorong petani kembali produktif setelah bencana.

Muhammad Nur dipercaya oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., untuk mengemban tugas sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan. Amanah itu menempatkannya pada posisi strategis dalam mendukung pemulihan pertanian, menjaga produktivitas lahan, dan membantu petani menghadapi tantangan pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

***Dari Sawah Berlumpur, Muncul Gagasan Baru***

Banjir besar meninggalkan persoalan serius bagi petani. Lahan yang sebelumnya ditanami padi mengalami perubahan kondisi akibat endapan lumpur, sementara sejumlah bagian pematang dan saluran air membutuhkan perbaikan.

Situasi tersebut membuat petani harus mencari pilihan agar lahan mereka tidak terus terbengkalai. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengalihkan sebagian lahan terdampak menjadi budidaya jagung, dengan menyesuaikan kondisi tanah dan kebutuhan pengolahan lahan.

Perubahan ini bukan perkara mudah. Tanah harus diolah kembali, bagian yang rusak diperbaiki, dan tanaman dirawat secara intensif agar dapat tumbuh dengan baik.

Namun, bagi petani, membiarkan lahan tidak produktif bukanlah pilihan yang diinginkan. Mereka membutuhkan jalan untuk kembali bekerja, memperoleh hasil, dan menghidupkan perekonomian keluarga.

***Muhammad Nur dan Tantangan Memulihkan Pertanian***

Sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Muhammad Nur berada di tengah tantangan untuk mendukung pemulihan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.

Tugas tersebut tidak hanya menyangkut kegiatan tanam, tetapi juga bagaimana petani dapat menyesuaikan pola budidaya dengan kondisi lahan setelah bencana. Pengolahan tanah, pemilihan komoditas, pendampingan teknis, ketersediaan benih, serta pemantauan pertumbuhan tanaman menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Peralihan dari padi ke jagung dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan lahan, sepanjang sesuai dengan kondisi tanah, ketersediaan air, dan rekomendasi teknis pertanian.

Bagi pemerintah daerah, upaya semacam ini penting agar pemulihan tidak berhenti pada perbaikan fisik lahan, tetapi juga membuka peluang bagi petani untuk kembali menghasilkan komoditas pertanian.

Keberhasilan langkah tersebut tentu membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat yang setiap hari mengolah tanah mereka.

***Jagung Menghijau, Harapan Petani Tumbuh Kembali****

Kini, hamparan tanaman jagung mulai menghijau di lahan yang sebelumnya terdampak banjir. Pemandangan itu menjadi gambaran usaha petani untuk bangkit dan mencari peluang baru di tengah keterbatasan.

Di balik setiap tanaman yang tumbuh, ada tenaga yang dikerahkan, waktu yang dicurahkan, dan harapan agar lahan kembali memberi penghidupan.

Meski hasil panen masih harus dibuktikan, tumbuhnya tanaman jagung menjadi tahap penting dalam upaya memanfaatkan kembali lahan pertanian yang terdampak bencana.

Bagi Muhammad Nur dan jajaran Dinas Pertanian dan Pangan, tantangan berikutnya adalah memastikan budidaya berjalan dengan baik, petani memperoleh pendampingan yang diperlukan, serta hasil produksi nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga petani.

***Amanah untuk Menjaga Pertanian Pidie Jaya***

Kepercayaan yang diberikan Bupati Sibral Malasyi kepada Muhammad Nur sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan hadir di tengah kebutuhan pemulihan sektor pertanian yang tidak ringan.

Pertanian bukan hanya urusan tanaman dan hasil panen. Di baliknya terdapat mata pencaharian masyarakat, perputaran ekonomi desa, serta ketahanan pangan daerah.

Karena itu, upaya menghidupkan kembali lahan terdampak banjir menjadi pekerjaan penting yang memerlukan perencanaan, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan.

Dari sawah yang tertutup lumpur hingga ladang jagung yang kembali menghijau, perjuangan petani Pidie Jaya memperlihatkan satu hal: bencana dapat mengubah keadaan, tetapi kerja keras dan upaya untuk bangkit tetap membuka jalan menuju harapan baru.

Di tengah perjuangan itu, Muhammad Nur memikul amanah untuk ikut mengawal langkah pemulihan pertanian agar lahan kembali produktif dan petani Pidie Jaya memiliki kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik.

Berita Terkait

Bhayangkari Gelar Khitanan Massal, Donor Darah, dan Santunan bagi Anak di Pidie Jaya
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
Kapolsek Bandar Baru Pantau Dapur MBG di Pidie Jaya, Pastikan Kebersihan dan Keamanan Pangan
 *Safari Subuh di Gampong Tanjong, Kapolres Pidie Jaya Tegaskan Komitmen Pelayanan Polri yang Humanis dan Responsif*
🚓 *Satlantas Polres Pidie Jaya Tindak Tegas Pelanggaran Knalpot Brong, 10 Sepeda Motor Ditertibkan*
TAGANA dan KSB Pidie Jaya Diminta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
Hujan Intensitas Tinggi, Kapolres Pidie Jaya Instruksikan Peningkatan Patroli Antisipasi Banjir*
Safari Subuh di Meurah Dua, Kapolres Pidie Jaya Ajak Orang Tua Perkuat Pengawasan Generasi Muda*

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Lapas Tebing Tinggi Komitmen Tingkatkan Kinerja Lewat Evaluasi Berkelanjutan dan Reintegrasi Sosial Warga Binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Lapas Pemuda Selenggarakan Pembinaan Kepribadian Keterampilan dan Kemandirian Sesuai Karakteristik Potensi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tim Inspektorat Jenderal Kemenimipas Laksanakan Audit Kinerja Penanganan Overcapacity di Rutan Labuhan Deli.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Mashun, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru