WCS dan BKSDA Aceh Gelar Peningkatan Kapasitas KSM Bintang Rime untuk Mitigasi Konflik Manusia–Satwa Liar

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 21:16 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 12 November 2025 — Wildlife Conservation Society (WCS) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Bintang Rime di Sekretariat KSM, Desa Persada Tongra, Terangun, Gayo Lues. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengantisipasi dan menangani interaksi negatif antara manusia dan satwa liar.

Perwakilan WCS, Ibana Syahputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan edukasi awal yang akan dilanjutkan secara bertahap. KSM Bintang Rime sendiri telah terbentuk sejak Maret 2025 dengan dukungan penuh Pemerintah Desa Persada Tongra.

Ibana menjelaskan lebih rinci bahwa kawasan ini merupakan jalur pergerakan beberapa jenis satwa liar, sehingga potensi konflik tidak hanya terjadi antara satwa liar dan manusia, tetapi juga antara satwa liar dengan ternak masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat setempat kerap melaporkan kejadian seperti:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kambing yang hilang Sapi yang terluka diduga akibat serangan satwa pemangsa.

Ternak yang ketakutan dan berpindah dari tempat penggembalaan akibat kehadiran satwa liar.

Menurut Ibana, peran KSM Bintang Rime sangat penting untuk mendata setiap kejadian secara akurat, menelusuri pola kemunculan satwa, serta melaporkan setiap insiden secara cepat. Semua data tersebut menjadi dasar bagi WCS, BKSDA, dan pemerintah desa untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, seperti pencegahan, pemasangan alat penghalau, hingga mitigasi yang tidak merugikan masyarakat maupun satwa.

“Kelompok ini hadir dari masyarakat desa dan bekerja untuk masyarakat desa. Prinsipnya sederhana: dari kita untuk kita,” tegas Ibana.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan BKSDA Aceh, M.H.D. Yusup, menekankan bahwa menjaga kelestarian alam dan satwa liar justru akan mendatangkan manfaat besar dalam jangka panjang. Ia menyampaikan bahwa desa yang memiliki ekosistem terjaga berpotensi dikembangkan menjadi desa wisata hutan, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kunjungan wisata edukasi, penelitian, maupun wisata minat khusus.

Yusup mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan setiap konflik dengan cara tidak menyakiti satwa dan selalu berupaya mencegah terjadinya perburuan liar yang merusak keseimbangan alam.

Sebelum kegiatan berlangsung, WCS dan BKSDA telah melakukan koordinasi dengan Penghulu Kampung Persada Tongra, Bapak Nurdin, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan KSM Bintang Rime dan pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Persada Tongra semakin memahami pentingnya pelestarian alam serta lebih siap menghadapi potensi konflik manusia–satwa liar maupun satwa liar–ternak secara bijak, cepat, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK
Bukber Wartawan Simeulue, SEKBER Tegaskan Persatuan Tanpa Sekat Organisasi
Logistik Rampung 100 Persen, Kota Langsa Siap Sukseskan Pilchiksung 2026
Warga Lamdingin Ditemukan Mengapung Di Krueng Aceh, Polisi Lakukan Olah TKP
Atas Permintaan Masyarakat, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru