Dari Kunci T ke Mesin Gerinda: Jejak Sindikat Curanmor yang Akhirnya Tumbang

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:52 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Lhokseumawe – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap jaringan pencurian sepeda motor (curanmor) beserta penadah yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak tujuh tersangka berhasil diamankan melalui kolaborasi joint investigation bersama Satuan Intelijen Kodim 0103/Aceh Utara.

 

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menyampaikan langsung hasil pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Polres Lhokseumawe, Kamis (12/2/2026) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan itu turut dihadiri Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., Kasat Reskrim AKP Dr. Bustami, S.H., M.H., M.S.M., serta Kasi Humas Polres Lhokseumawe Salman Alfarasi, S.H., M.M.

Kapolres menegaskan, keberhasilan ini merupakan buah sinergi TNI–Polri dalam mengungkap jaringan kejahatan yang beroperasi di wilayah hukum Lhokseumawe dan Aceh Utara.

 

“Sinergitas TNI–Polri menjadi kekuatan dalam mengungkap jaringan curanmor yang meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Ahzan.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait pencurian sepeda motor yang terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di Desa Krueng Seunong, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Dari penyelidikan intensif, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku.

 

Pada Minggu, 8 Februari 2026, petugas menangkap tiga pelaku pencurian dan dua penadah. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda PCX warna putih dalam kondisi terurai serta satu buah kunci T yang digunakan untuk menjalankan aksi pencurian.

 

Pengembangan penyelidikan berlanjut pada Senin, 9 Februari 2026. Tim kembali mengamankan dua penadah tambahan beserta tiga unit sepeda motor hasil curian, yakni Honda Scoopy, Honda CBR, dan Honda Vario. Motor-motor tersebut diketahui dibeli dari pelaku dengan harga berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per unit.

 

Adapun tujuh tersangka yang diamankan masing-masing berinisial RZ (23), MAS (19), dan AZ (19) sebagai pelaku pencurian. Sementara empat lainnya, yakni S (45), MA (20), RA (25), dan RA (25), diduga berperan sebagai penadah. Para tersangka berasal dari sejumlah desa di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

 

Selain sepeda motor, polisi juga menyita satu unit mesin Honda PCX, sejumlah spare part, serta satu unit mesin gerinda yang digunakan untuk membongkar kendaraan hasil curian—menguatkan jejak praktik kejahatan dari penggunaan kunci T hingga pembongkaran mesin.

 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) jo Pasal 591 huruf a jo Pasal 20 KUHP tentang pencurian sepeda motor dan pertolongan jahat (tadah). Pelaku pencurian terancam hukuman penjara maksimal sembilan tahun, sedangkan penadah terancam pidana penjara hingga empat tahun,

 

Kapolres Lhokseumawe mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama di tempat umum, serta menggunakan kunci pengaman ganda guna mencegah tindak kejahatan.

Ia juga mempersilakan masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk datang ke Polres Lhokseumawe dengan membawa dokumen kepemilikan resmi. Jika terbukti sah, kendaraan akan diserahkan kembali kepada pemiliknya.

Berita Terkait

Upacara di Aula G. G. Van Delft 26/10/2026 Diikuti Karutan Raymon Andika Girsang Pegawai Magang dan WBP
Wagub Dek Fadh Salurkan Buffer Stock Rp4,85 Miliar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Dataran Tinggi Gayo
Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Takhasus Dayah MUQ Pagar Air Aceh Gelar Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghaib.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

BKPRMI Aceh Besar Ajak Saudara Se Iman Memakmurkan Masjid 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Satlantas Polres Aceh Besar Gelar Ops Patuh Seulawah 2026 Mulai 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau Krueng Raba, Bendungan Diproyeksikan Atasi Krisis Air Lhoknga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Sekda Aceh Besar: Minta ASN, Keuchik dan Warga Aceh Besar Sukseskan MTQ ke -35 Tingkat Aceh Besar Di Kuta Baro

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Festival Anak Saleh Gampong Pantee Jadi Ajang Kaderisasi Generasi Islami

Selasa, 29 September 2026 - 12:59 WIB

Rapimnas FORKONAS PP DOB Jadi Momentum Perkuat Perjuangan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya.

Berita Terbaru