Sekda Langsa Tinjau Langsung Usulan Bantuan Bencana di Alue Dua Bakaran Bate

Zul

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:48 WIB

50230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Langsa Suhartini didampingi Kalak BPBD Nursal Saputra meninjau usulan Bantuan Bencana di Gampong Alue Dua Bakaran Bate, (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS INVESTIGASI 

Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa melalui Ketua Komando Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Banjir yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Suhartini, turun langsung meninjau kondisi rumah warga di Gampong Alue Dua Bakaran Bate, Kecamatan Langsa Baro, Minggu (1/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari menindaklanjuti laporan/sanggahan warga dan proses verifikasi lapangan terhadap rumah yang sebelumnya diusulkan sebagai penerima bantuan rumah korban banjir. Dalam peninjauan itu, Suhartini turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Nursal Saputra, bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat Gampong setempat.

Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan dan pencocokan dengan kriteria teknis yang telah ditetapkan, rumah yang diusulkan tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rumah korban banjir.

Suhartini menegaskan bahwa verifikasi faktual merupakan langkah krusial untuk memastikan setiap bantuan disalurkan secara adil, objektif, dan tepat sasaran. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan bangunan, kondisi fisik rumah, serta bukti dampak langsung yang ditimbulkan oleh bencana banjir.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir. Dari hasil verifikasi di Gampong Alue Dua Bakaran Bate, rumah yang diusulkan tidak masuk dalam kriteria penerima bantuan,” jelas Suhartini.

Ia menerangkan, meskipun wilayah tersebut sempat terdampak banjir, tidak ditemukan kerusakan struktural bangunan yang disebabkan langsung oleh bencana. Beberapa rumah yang diusulkan diketahui merupakan rumah sewa, rumah yang telah lama ditinggalkan pemiliknya, serta bangunan yang berdiri di atas lahan bekas rel kereta api.

“Memang terdapat rumah dengan kondisi kurang layak, namun kerusakan itu disebabkan faktor usia bangunan yang sudah tua, bukan akibat banjir. Untuk kondisi demikian, penanganannya dapat diarahkan melalui program bantuan lain, seperti program rumah dhuafa,” tambahnya.

Suhartini menegaskan bahwa Pemerintah Kota Langsa tetap berkomitmen membantu masyarakat yang terdampak bencana. Namun demikian, setiap bentuk bantuan harus mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku guna menghindari potensi permasalahan administratif maupun hukum di kemudian hari.

Ia juga mengimbau aparatur gampong agar melakukan pendataan secara objektif, transparan, dan sesuai kondisi riil di lapangan, sehingga setiap usulan bantuan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat yang terdampak langsung.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan verifikasi lanjutan serta memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait guna menyempurnakan data warga terdampak banjir.

Pemerintah Kota Langsa memastikan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru