
TLii | AGARA | KUTACANE – Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera memperbaiki jalan serta jembatan darurat yang rusak dan berlubang di Desa Barung, Kecamatan Babussalam, akibat dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Perbaikan tersebut dilakukan sebagai langkah tanggap darurat pemerintah daerah guna menjaga keselamatan masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan roda tiga yang setiap hari melintasi jalur penghubung antara Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Alas.

Bupati Salim Fakhry mengatakan, perbaikan sementara ini penting dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar, terutama pada bulan suci Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Perbaikan ini dilakukan agar masyarakat tetap bisa melintas dengan aman. Jalur ini merupakan akses penting bagi warga yang setiap hari beraktivitas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda tiga,” kata Salim Fakhry.
Jembatan darurat di Desa Barung sebelumnya juga pernah diperbaiki oleh pemerintah daerah. Namun akibat terjangan banjir bandang, kondisi jalan dan jembatan kembali mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan penanganan ulang.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, tim dari Dinas PUPR Aceh Tenggara langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan sementara pada jalan dan jembatan darurat agar tetap dapat dilalui masyarakat.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat kondisi infrastruktur masih dalam tahap pemulihan pasca bencana.
Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan permukiman warga Desa Barung, pemerintah daerah juga menyarankan para pengendara memanfaatkan jalur alternatif yang baru dibuka dari simpang desa tersebut.
Jalur alternatif ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan, khususnya pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa serta menjelang perayaan Idul Fitri. Selain itu, penggunaan jalur tersebut juga dinilai lebih aman karena dapat menghindari jalan yang rusak, berlubang, serta dipenuhi bebatuan akibat banjir bandang.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyatakan akan terus melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap hingga nantinya jembatan permanen dapat kembali dibangun dengan kondisi yang lebih baik.
Dengan adanya perbaikan sementara ini, diharapkan mobilitas masyarakat di jalur penghubung Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Alas dapat kembali berjalan aman dan lancar. (Samsul)



























