Air mata ,Tuhan   , Tumpah Semai, Titah    ,      Lailatul Qadar, Cak Haba – Penyair Sufistik

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 14:32 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Air  Mata Tuhan
Tumpah Semai Titah
Lailatul Qadar
Cak Haba – Penyair Sufistik

Prolog :
Socrates. Aristoteles, Kant , Plato, Rumi, Al Ghazali, Rabiah Adawiyah dan cak Haba , Keh Idris, Keh Jaka, Ko Mansur, Keh Abd Jalal, sibuk membendung derai air mata Tuhan semalam tumpah sederas bah basahi bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan bongkahan batu gunung semiru hingga pohon pohon besar ikut menggerus tebing pedesaan tak henti henti.
Berdendang ikuti dentum tetabuhan bedug malam itu.

Hewan dan binatang besar bergelimpangan dihanyut bah air mata Tuhan. Juga hewan kecil ; kecoak, tikus Jangkrik, tokek , cicak kalajengking , kadal ikut berenang menikmati aliran bah air mata Tuhan genangi perkampungan Serngingi.

Semua itu dapat diartikan sebagai metafora untuk hujan atau air mata sebagai rahmat Tuhan yang membawa kehidupan dan kesuburan bagi bumi dan penghuninya.

Dalam banyak agama dan budaya, hujan dan air mata Tuhan  sering dianggap sebagai simbol rahmat dan kasih sayang Tuhan. Hujan dapat membawa kehidupan bagi tanaman, mengisi sumber air, dan memberikan kesegaran bagi lingkungan.

Dalam konteks spiritual, “Air mata Tuhan” dapat diartikan sebagai simbol kasih sayang dan rahmat Tuhan yang selalu ada dan memberikan kehidupan bagi makhluknya. Konsep ini dapat menginspirasi kita untuk mensyukuri dan menghargai rahmat Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Semisal, Socrates adalah seorang filsuf Yunani kuno yang terkenal dengan metode dialektikanya dan tidak meninggalkan tulisan-tulisan filosofis. Namun, pemikirannya banyak direkam oleh murid-muridnya, seperti Plato dan Xenophon.

Keyakinan Socrates bahwa refleksi dan pertanyaan kritis tentang kehidupan dan pengetahuan adalah penting untuk mencapai kebijaksanaan dan hidup yang bermakna.

Sebagai bahan referensi nyata, Socrates juga dikenal dengan konsep “Tahu bahwa aku tidak tahu apa-apa” yang mencerminkan kesadaran akan keterbatasan pengetahuan manusia dan pentingnya terus mencari kebijaksanaan.

Salah satu kutipan yang sering dikaitkan dengan Socrates adalah:
“Hidup yang tidak dipertanyakan tidaklah layak dijalani.”

Beda Socrates beda Pulau dengan Immanuel kant. Ia merupakan sosok filsuf Jerman yang lahir pada tahun 1724 dan meninggal pada tahun 1804. Ia dikenal sebagai salah satu filsuf terbesar dalam sejarah filsafat Barat.

Kant mengembangkan teori filsafat yang mencakup berbagai bidang, termasuk:

1. Epistemologi.
Kant mengembangkan
teori pengetahuan yang
membedakan antara
“noumenon” (sesuatu
yang ada dalam dirinya
sendiri) dan
“fenomenon” (sesuatu
yang muncul dalam
pengalaman kita).
2. Etika.
Kant mengembangkan
teori etika yang berbasis
pada “imperatif
kategoris”, yaitu prinsip
moral yang harus diikuti
tanpa syarat.
3. Metafisika.
Kant mengembangkan
kritik terhadap metafisika
tradisional dan
memperkenalkan konsep
“kritik” dalam filsafat.

Kant dikenal karena karya-
karyanya yang berpengaruh, seperti:

a. “Kritik der reinen
Vernunft” (Kritik atas Akal
Budi Murni).
b. “Grundlegung zur
Metaphysik der
Sitten” (Dasar Metafisika
Moral).

Pemikiran Kant memiliki pengaruh besar dalam sejarah filsafat dan terus dipelajari dan dibahas hingga saat ini.

* Cak haba=Hasan Basrie
Alcaff – Penyair Sufistik.
Dalam arahan intim Kahlil
Gibran.
Cp.0852.1940.0661

 

Berita Terkait

Air Mata Tuhan    Tumpah Semai Titah          Lailatul Qadar Cak Haba – Penyair Sufistik*
Air Mata Tuhan    Tumpah Semai Titah          Lailatul Qadar Cak Haba – Penyair Sufistik*
Air Mata Tuhan Tumpah Semai Titah laitul Qadar ( Cak Haba – Penyair Sufistik )
KADO BUAT AYAH DAN IBUKU ALMARHUM cak haba-penyair sufistik*
MERINDU DI TELUK SUKMA (Ku kecup Putik Beningmu) cak haba-Penyair*
KUPASUNG ANGKARA MURKAMU DI MEDIO RAMADHAN 47 oleh.cak Haba.*
KUPASUNG ANGKARA MURKAMU DI MEDIO RAMADHAN 47 oleh.cak Haba.*
TIRAI DERAI LERAI SUNYI [Kado  tercinta buat Kekasih] cak haba-penyair.*

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:32 WIB

WBP Rutan Tanjung Belajar Disiplin & Kemandirian Lewat Kebersihan Kebun SAE dan Pembuatan Pupuk

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:07 WIB

Lapas Binjai Gelar Tes Urine Acak, 20 WBP Dinyatakan Negatif Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:55 WIB

Manfaatkan Lahan Terbatas Jadi Produktif, Lapas Perempuan Medan Panen Sawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Voli Legends Aceh Hadirkan Atlet-atlet Veteran Terbaik

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

93 Tamping Lapas Perempuan Medan Ikuti Apel Pengarahan, Ditekankan Disiplin dan Keteladanan

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:21 WIB

Lantik 17 Pejabat Fungsional dan 3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:39 WIB

KSAD Hadir di Toba, Bupati Toba : Terimakasih Atas Program Bakti Karya TNI AD Untuk Rakyat

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:44 WIB

TP PKK Langsa Apresiasi Inovasi Daur Ulang SDN 2, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Berita Terbaru