Warga Menilai Huntara Dikerjakan Gampong Blang Cuma-cuma 

RAMAZANI

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:41 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Lhoksukon – Hunian sementara di kawasan pemukiman warga Gampong Blang kecamatan langkahan disorot,warga menilai vendor yang melakukan dugaan pekerjaan secara cuma-cuma hanya untuk mencari keuntungan diatas kesulitan warga.

 

Hal tersebut di sampaikan oleh geusyik Gampong Blang kecamatan langkahan hamdani menyatakan, pekerjaan rumah hunian sementara itu pihak vendor tidak meneliti ketika melakukan pekerjaan hingga buruknya pengecoran lantai dan atap dibeberapa tempat terlihat kebocoran (tidak sejajar) dan masyarakat menilai vendor mencari keuntungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

” Rumah hunian tersebut terlalu rendah pada dasarnya namun ketika hujan tiba dengan mudah air hujan masuk ke rumah Huntara, pada saat pengecoran lantai tidak diperhatikan keadaan dan kemusiman kemudian hari maka segala sesuatu dipastikan akan masuk ke rumah hunian sementara tersebut,

 

Lebih lanjut WC terpancang sejajar pintu belakang rumah hunian sementara tidak sepatutnya dicontohi, dengan kedekatan WC dengan rumah banyak menimbulkan masalah kedepan terutama kesehatan, keselamatan anak-anak dan binatang berbisa pada umumnya

 

” Musim hujan tidak ada yang tahu,jika penuh air dalam penampungan kotoran otomatis masyarakat yang merasakan keresahan, perlengkapan peralatan milik masyarakat dipastikan terkena imbasnya ,dan berharap perlengkapan rumah segera dipasok jika tidak masyarakat terpaksa harus mengambil langkah untuk tidak tinggal di rumah hunian sementara.

 

Keuchik ham Gampong Blang itu meminta seluruh geusyik dalam mengikuti rapat tertentu ia menuliskan pesan singkat dalam grup kesatuan Geusyik di Langkahan untuk meminta untuk keselamatan warganya yang terdampak

 

Pesan singkat tersebut adalah “semua geusyik dalam mengikuti rapat tentang hunian sementara dan yang sudah siap Huntara mohon keranjang (tempat tidur) jika tidak kesiapan tersebut maka musim hujan semua penghuni akan keluar disebabkan air hujan masuk ke dalam rumah warga”, pintanya.

Berita Terkait

INFO ORANG HILANG
Wagub Aceh Buka Rakor MPU 2026, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Warisan Leluhur (Indatu) Menjerit: Saatnya Generasi Muda Ambil Peran, Pemerintah Jangan Tutup Mata dan Tutup Telinga 
Generasi Muda Wajib Tahu! Abu Siwah Ungkap Pentingnya Deep Breathing
Bapas Palangka Raya Ikuti Pengukuhan Satops Patnal, Perkuat Integritas dan Kepatuhan Internal
Kepala BNNP Aceh Ajak 800 Santri Dayah Ruhul Qur’an Bentengi Diri dari Narkoba
Sertifikat IELTS Rp500 Ribu dan Janji Kerja ke Australia: Menguliti Modus Loker Viral yang Berujung Dugaan Penipuan
Polres Aceh Tenggara Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Darul Hasanah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 00:55 WIB

Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Senin, 20 April 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Pelanggaran UU Minerba dalam Pengambilan Material Bronjong di Kutacane

Senin, 20 April 2026 - 19:27 WIB

Perkuat Sinergi Kawasan, Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Raker Komwil I APEKSI

Senin, 20 April 2026 - 17:31 WIB

Unimal Cetak 7 Guru Besar Baru, Perkuat Peran Kampus dalam Pembangunan Nasional

Senin, 20 April 2026 - 13:50 WIB

Polsek Siantar Martoba Laksanakan Patroli dan monitoring Objek Wisata di Hari Libur

Senin, 20 April 2026 - 13:13 WIB

Wujudkan Rutan Bersih, Labuhan Deli Gelar Ikrar Bebas Narkoba Dan Handphon

Senin, 20 April 2026 - 12:51 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Apel dan Deklarasi Komitmen Zero Narkoba Palangka Raya Balai

Senin, 20 April 2026 - 12:16 WIB

Petugas Pengamanan Intensifkan Pengawasan Dapur di Lapas Padangsidimpuan

Berita Terbaru

PIDIE JAYA

Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Selasa, 21 Apr 2026 - 00:55 WIB