PKS Aceh Besar Gelar “Sharing Session” Perkuat Struktur dan Regenerasi Kader di Lima Dapil, Minggu (19 April 2026) Foto: Dok.TLii
TIMELINES iNEWS Investigasi | Kota Jantho, Aceh Besar — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Besar menggelar pertemuan rutin bertajuk “Sharing Session” di Caffe Barika Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Kegiatan yang berlangsung santai sambil ngopi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus mendorong regenerasi kader di lima daerah pemilihan (dapil).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus dan tokoh penting partai, di antaranya.
– Ketua DPD PKS Aceh Besar H. Mursalin, S.H.I.,
– Ketua Fraksi PKS DPRK Aceh Besar Ruslan Efendi, S.H.I. (Ceklan),
– Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Ustaz H.Irawan Abdullah, S.Ag., M.M.
– Sekretaris MPD Hanifullah, S.Ag. (Abi Hanif) yang juga merupakan mantan Ketua DPD PKS Aceh Besar,
– Bendahara DPD PKS Aceh Besar Ustaz Subhan Muhammad,
Turut hadir pula sejumlah pengurus bidang, di antaranya Kepala Bidang BPK Dara Erfira, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Dewi Hasmawati, Ketua Bidang Kaderisasi Fauziah Hanum, Ketua Bidang Pembinaan Ustaz Marfiandi, serta Ketua DPC Kecamatan Blang Bintang Ibu Ernida. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti para koordinator dapil, ketua DPC, dan kader dari empat kecamatan di Dapil 5, meliputi Kecamatan Ingin Jaya, Blang Bintang, Kuta Baro, dan Krueng Barona Jaya.
Kegiatan ini Direncanakan Sebagai Agenda Pertemuan yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan dalam memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
Ketua DPD PKS Aceh Besar, H. Mursalin, S.H.I., dalam arahannya menegaskan pentingnya penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan.
Menurutnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan koordinator daerah pemilihan (kordapil) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak partai yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akar rumput.
“Seluruh DPC harus segera melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan. Kordapil juga harus menjadi motor penggerak mesin partai di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara DPD PKS Aceh Besar, Ustaz Subhan Muhammad, menyoroti pentingnya regenerasi kader dengan melibatkan generasi muda, termasuk kalangan Gen Z. Ia menilai, keterlibatan anak muda menjadi kunci keberlanjutan partai dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Hal ini memerlukan pendekatan khusus agar generasi muda tertarik dan mampu berkontribusi secara maksimal,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa proses kaderisasi perlu dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.
Ketua MPD PKS Aceh Besar, Ustaz H. Irawan Abdullah, S.Ag., M.M., menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan forum “Sharing Session” sebagai sarana evaluasi dan penguatan program kerja.
Lebih Lanjut Irawan meminta setiap koordinator dapil memiliki target kerja yang jelas dan terukur untuk dievaluasi secara berkala.
Menurutnya, sinergi antara anggota legislatif dan calon legislatif juga harus terus diperkuat agar komunikasi internal partai berjalan lebih intens dan efektif.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta sepakat bahwa penguatan struktur organisasi, peningkatan soliditas kader, serta kemampuan menghadirkan ide-ide kreatif dan program pro-rakyat menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan PKS Aceh Besar di masa mendatang.*[Yahbit]

































