TLii//Tanjungbalai//Sumut
Tanjungbalai-Di indonesia masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bahkan disebut sebagai salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Indonesia setelah Jakarta berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN).(29/05/26)
Menanggapi hal tersebut, Garuda-SU menyatakan dukungannya terhadap upaya aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kota Tanjungbalai dan sekitarnya.
“Kami mengapresiasi kerja-kerja Kepolisian, khususnya Satres Narkoba Polres Tanjungbalai, dalam pemberantasan narkoba. Namun pemberantasan ini harus lebih intensif dan jangan ada lagi kasus tangkap lepas bagi para perusak generasi bangsa ini,” tegas Rafhilbs.
Menurutnya, peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus ditangani secara tegas tanpa kompromi. Ia juga meminta agar seluruh jaringan pengedar maupun bandar narkoba dapat ditindak secara maksimal sesuai hukum yang berlaku.
Rafhilbs turut mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar terus meningkatkan pengawasan serta operasi pemberantasan narkoba di wilayah Sumatera Utara, khususnya Kota Tanjungbalai yang dinilai rawan menjadi jalur peredaran barang haram tersebut.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat. Jangan sampai para pelaku kembali bebas dan mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Garuda-SU berharap langkah tegas dan konsisten dari aparat penegak hukum dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.(RR)


























