BEM PSDKU USK Gayo Lues Soroti Konflik Satwa Liar, Desak Penanganan Serius Kemunculan Harimau

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:10 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PSDKU USK Gayo Lues menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar yang terjadi di wilayah Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa waktu terakhir.

Hal tersebut disampaikan Ketua BEM PSDKU USK Gayo Lues, Indra Syahputra, menyusul peristiwa tragis diterkamnya seorang warga Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, oleh harimau pada pekan lalu. Selain itu, keresahan masyarakat kembali meningkat setelah munculnya harimau di kawasan kebun warga di Desa Kutebukit, Kecamatan Blang Pegayon.

Menurut Indra, rangkaian kejadian tersebut menunjukkan bahwa konflik manusia dan satwa liar telah berada pada kondisi yang membutuhkan penanganan cepat, terukur, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemunculan harimau di area permukiman dan perkebunan warga tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga menjadi indikasi terganggunya habitat alami satwa tersebut,” ujar Indra Syahputra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/05/2026).

Ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak bertindak gegabah terhadap satwa liar, khususnya harimau yang merupakan satwa dilindungi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan provokasi, perburuan, ataupun pemasangan jerat karena dapat memperburuk situasi dan membahayakan semua pihak,” tambahnya.

BEM PSDKU USK Gayo Lues juga mendesak pemerintah daerah, aparat keamanan, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) agar segera mengambil langkah konkret di lokasi-lokasi rawan konflik satwa liar.

Adapun sejumlah langkah yang dinilai perlu segera dilakukan antara lain meningkatkan patroli terpadu di wilayah rawan kemunculan harimau, membentuk tim respons cepat yang melibatkan pemerintah dan masyarakat, melakukan sosialisasi keselamatan, hingga memasang papan peringatan di area yang diduga menjadi lintasan harimau.

Selain itu, BEM PSDKU USK Gayo Lues turut menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan habitat satwa liar guna meminimalisir konflik antara manusia dan harimau di masa mendatang.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi dalam mencari solusi terbaik demi menjaga keselamatan warga sekaligus melestarikan keseimbangan alam di Kabupaten Gayo Lues,” tutup Indra.

Berita Terkait

Rumah Zakat Salurkan 2 Hewan Qurban di Desa Berdaya Ateuk Lamphang, Wujudkan “Desaku Berqurban
Bahagiakan Warga Pedalaman Aceh, Rumah Zakat Salurkan Sapi dan Domba Donasi Flip di Desa Krung Beukah
Kelangkaan BBM, LANA Ingatkan Perlindungan Hak Konsumen
Walikota Langsa Serahkan Sapi Qurban Bantuan Presiden untuk Masyarakat Tualang Teungoh
Harimau Sumatera Muncul di Perkebunan Kute Bukit, Warga Blangpegayon Diminta Waspada
PT KAI Salurkan Bantuan Kurban ke Aceh Tamiang Dan Banda Aceh Lewat Program TJSL Iduladha 1447 H
Kolaborasi Kemanusiaan di Hari Raya, Islamic Relief dan Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan 28 Sapi Kurban untuk Warga Dhuafa
Semangat Berqurban, Warga Pagar Air Bagikan Ribuan Paket Daging Qurban

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:06 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah, Ketua PW IWO Aceh Temui Sekjen PP IWO di Jakarta

Kamis, 30 April 2026 - 21:26 WIB

Momentum May Day 2026, KSPSI Makassar Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Kamis, 23 April 2026 - 23:36 WIB

Komandan Tagana Aceh Hadiri HUT Nasional Tagana Ke 22 di Jakarta, Terima Penghargaan dari Kemensos RI

Jumat, 10 April 2026 - 14:36 WIB

Imigrasi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Berjalan Normal

Senin, 30 Maret 2026 - 19:21 WIB

Kriminalisasi Amsal Christy Sitepu oleh Kejaksaan Berisiko Ciptakan Ketakutan Sistemik di Industri Kreatif

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

PERMAHI Minta DPR Awasi Ketat Kasus Penyiraman Aktivis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:13 WIB

PERMAHI: Pemuda Harus Menjadi Motor penggerak dalam Melahirkan Solusi bagi Tantangan Zaman.”

Berita Terbaru