ACEH | GAYO LUES – Kekhawatiran masyarakat Kecamatan Blangpegayon akibat sejumlah laporan kemunculan Harimau Sumatera di kawasan perkebunan Desa Kute Bukit belum sepenuhnya mereda. Kini, warga kembali dihebohkan dengan penemuan jejak yang diduga milik Harimau Sumatera di kawasan perkebunan Bur Penieten, Kampung Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues.

Jejak tersebut ditemukan warga pada Sabtu, 30 Mei 2026, saat hendak berangkat menuju kebun untuk melakukan aktivitas pertanian. Temuan itu sontak menimbulkan kecemasan baru di tengah masyarakat yang sebelumnya sudah merasa waspada akibat beberapa laporan penampakan harimau di wilayah Kute Bukit dan sekitarnya.
Sebelumnya, sejumlah warga Desa Kute Bukit melaporkan melihat seekor Harimau Sumatera di area perkebunan dan persawahan dalam waktu yang berbeda. Pada Kamis (28/5/2026), Sarifuddin Aman Yus bersama Hamdan mengaku melihat harimau melintas di sekitar perkebunan dan sawah warga.
Laporan serupa juga disampaikan Rahman Aman Siti yang mengaku melihat harimau saat berkebun pada Selasa (26/5/2026). Sementara itu, Syafi’i Aman Wahyu melaporkan penampakan harimau di kawasan perkebunan kopi Tasik Kute Bukit pada Selasa (19/5/2026).
Selain itu, seorang warga Desa Kute Lintang bernama Daud Aman Radi mengaku sempat berhadapan langsung dengan seekor harimau saat bekerja di kebunnya. Menurut keterangannya, satwa tersebut berada tidak jauh dari lokasi dirinya bekerja sebelum akhirnya menjauh ke arah hutan.
Rangkaian laporan tersebut membuat masyarakat semakin berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perkebunan yang berbatasan dengan habitat satwa liar.
Menyikapi temuan jejak yang diduga Harimau Sumatera di Kampung Akang Siwah, Pemerintah Kampung setempat telah mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut.
Pengulu Kampung Akang Siwah menyampaikan bahwa pihak desa juga telah mengumumkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kebun.
«”Kami telah melaporkan temuan jejak yang diduga Harimau Sumatera ini kepada BKSDA. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak pergi ke kebun seorang diri. Sebaiknya pergi bersama teman atau kelompok untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan,” ujar Pengulu Kampung Akang Siwah.»
Sementara itu, aparat kepolisian sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat Kecamatan Blangpegayon untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat desa, kepolisian, maupun instansi terkait apabila kembali menemukan jejak atau melihat langsung keberadaan satwa liar tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar yang dilindungi tersebut, serta mengikuti arahan dari petugas dan instansi berwenang hingga dilakukan verifikasi lebih lanjut terhadap temuan jejak di Kampung Akang Siwah. (red).

























