TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
19/06/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Pelatihan keterampilan barista dan barbershop bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung memasuki hari keempat sekaligus hari terakhir pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Jikamaka, Kamis (18/06/2026).

Pada hari terakhir pelatihan, para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung materi yang telah diperoleh selama tiga hari sebelumnya.

Peserta pelatihan barista menunjukkan kemampuan dalam meracik dan menyajikan minuman kopi, sedangkan peserta pelatihan barbershop mempraktikkan teknik dasar pemotongan dan penataan rambut yang telah diajarkan oleh instruktur.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Muhammad Arief Rakhman, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Jikamaka atas dukungannya dalam pelaksanaan pelatihan selama empat hari penuh. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun motivasi dan karakter positif bagi warga binaan.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Tanjung dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Jikamaka yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi kepada para peserta. Semoga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi ajang praktik dan evaluasi kemampuan peserta, kegiatan hari terakhir juga berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Pendiri Yayasan Jikamaka, Awiek Hadi Widodo, turut hadir dan berinteraksi langsung dengan para warga binaan. Suasana semakin meriah ketika seluruh peserta, instruktur, dan jajaran petugas bersama-sama mengikuti kegiatan bernyanyi yang dipandu olehnya.
Kegiatan bernyanyi bersama tersebut menjadi sarana untuk membangun semangat, motivasi, serta rasa percaya diri para warga binaan.
Melalui suasana yang penuh keakraban, peserta diajak untuk terus optimistis dan memanfaatkan kesempatan pembinaan yang diberikan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Salah seorang peserta pelatihan, Zulfa, mengaku senang dan bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga hari terakhir. Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya menambah keterampilan dan pengetahuan baru, tetapi juga memberikan motivasi serta pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal untuk masa depan.
“Selama empat hari mengikuti pelatihan ini, saya mendapat banyak ilmu dan pengalaman baru, baik tentang barista maupun barbershop. Kegiatan ini juga memotivasi kami untuk terus belajar dan menjadi lebih baik. Saya berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Rutan Tanjung terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan humanis. Diharapkan keterampilan yang diperoleh para warga binaan dapat meningkatkan kemandirian, membuka peluang usaha, serta mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial setelah mereka kembali ke tengah masyarakat, Terangnya.
(***)


























