Foto: Kang Yanyan, sang Pelatih Utama Tarung Derajat Aceh (Dok.Tarung Derajat)
TIMELINES iNEWS INVESTIGASI | BANDA ACEH – Yanyan Rahmad, A.Ks.,M.Si, Yang Akrap Dipanggil Kang Yanyan menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan olahraga bela diri Tarung Derajat di Aceh. Mantan atlet berprestasi asal Jawa Barat itu telah mengabdikan hampir tiga dekade hidupnya untuk membina dan mencetak atlet-atlet Tarung Derajat yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional.
Yanyan Rahmad, yang lahir di Pajajaran, Bandung, 15 Desember 1973, dikenal sebagai atlet Tarung Derajat berprestasi. Ia pernah meraih Juara I pada Kejuaraan AA Boxer Cup V tahun 1996.
Dua tahun setelah pencapaian tersebut, Yanyan memutuskan merantau ke Aceh dan menetap hingga saat ini.
Selama tinggal di Tanah Rencong, Yanyan membangun keluarga bersama istrinya, Nurhayati Wanda, warga Banda Aceh. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tujuh orang anak.
Setelah 28 tahun menetap di Aceh, ia mengaku telah mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan Tarung Derajat sekaligus membina generasi muda melalui olahraga bela diri.
“Saya ingin mengabdikan diri untuk Aceh,” ujar Yanyan saat memberikan motivasi kepada atlet peserta Pra-PORA Tarung Derajat 2026 di Gedung Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).
Selain menjabat sebagai Pelatih Utama Tarung Derajat Aceh, Yanyan juga berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Aceh. Ia turut dipercaya sebagai Pembina Teknis Taruna Siaga Bencana (Tagana) Aceh.
Meski memiliki berbagai tanggung jawab, Yanyan tetap aktif membina atlet muda dengan menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan mental yang kuat.
Menurutnya, Aceh memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Namun, potensi tersebut harus didukung latihan yang berkelanjutan, kedisiplinan tinggi, dan pembentukan karakter yang baik.
Sejumlah atlet binaannya bahkan berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Di antaranya Kandar Hasan dan Suhermansyah yang pernah memperkuat tim Indonesia pada kejuaraan internasional di Bali pada 2015.
Yanyan menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan teknik bertanding.
Nilai-nilai seperti kerendahan hati, kesantunan, kedisiplinan, serta sikap sportif harus menjadi bagian dari karakter seorang atlet.
Baginya, olahraga bukan sekadar sarana meraih kemenangan, tetapi juga media pembentukan mental dan kepribadian. Karena itu, pembinaan karakter selalu menjadi bagian penting dalam setiap proses latihan yang dijalankannya.
Dedikasi panjang Yanyan bersama Tarung Derajat Aceh telah menghasilkan berbagai prestasi yang membanggakan daerah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga tersebut, pemerintah daerah juga telah membangun gedung latihan khusus Tarung Derajat di kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Menutup arahannya kepada para atlet muda, Yanyan berpesan agar mereka terus berlatih dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi akhlak yang baik demi meraih prestasi di masa depan.



























