PTPN IV Regional 2 Antar IKM Pandai Besi Simalungun Naik Kelas, 8.126 Alat Pertanian Dilepas ke Unit Operasional

RULI SISWEMI

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:38 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

27/06/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Simalungun Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV Regional 2 berhasil mengonsolidasikan 10 industri kecil menengah (IKM) pandai besi ke dalam sebuah koperasi produsen yang kini dipercaya memasok ribuan alat pertanian untuk kebutuhan operasional Perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepercayaan tersebut ditandai dengan pelepasan 8.126 unit alat pertanian produksi Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun (TJS). Acara pelepasan berlangsung di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (25/6/2026).

Produk yang terdiri atas egrek, dodos, kapak, gancu, dan tojok itu kini resmi dipasarkan melalui mekanisme pre-order dan akan didistribusikan ke berbagai unit operasional PTPN IV Regional 2 pada Unit Group I, II, dan III.

Menurut Region Head PTPN IV Regional 2 Budi Susanto, program tersebut menjadi salah-satu bentuk implementasi TJSL yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.

Keberhasilan koperasi memperoleh pesanan ribuan alat pertanian, kata Budi, merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap. Menurutnya, Perusahaan ingin memastikan program TJSL menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan yang berhenti pada kegiatan seremonial. Semua ini merupakan upaya PTPN IV Regional 2 dalam mendorong industri kecil naik kelas.

“Kami ingin masyarakat memperoleh kesempatan berkembang melalui usaha yang mereka miliki. Ketika pembinaan dilakukan secara konsisten dan didukung kemauan untuk terus belajar, pelaku usaha lokal mampu menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan industri,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, Koperasi Produsen Pandai Besi TJS merupakan gabungan dari sepuluh unit IKM pandai besi yang berasal dari Desa Bah Jambi III dan Desa Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa. Sebelum bergabung dalam satu wadah, masing-masing pelaku usaha memproduksi alat pertanian secara mandiri dengan kapasitas dan jangkauan pemasaran yang terbatas.

Melalui program pembinaan, para pelaku usaha didorong membentuk badan hukum koperasi agar memiliki tata kelola yang lebih baik sekaligus memenuhi aspek legalitas dalam menjalankan kegiatan usaha. Langkah itu kemudian diikuti peningkatan kualitas produksi sehingga koperasi mampu memenuhi permintaan Perusahaan dalam jumlah besar.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembentukan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, akses pembiayaan, hingga pembukaan pasar sehingga pelaku usaha lokal mampu memenuhi standar kebutuhan industri perkebunan.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar memenuhi kebutuhan internal Perusahaan. Kami berharap koperasi ini tumbuh menjadi usaha yang mandiri, memperluas pasar, membuka lapangan kerja baru, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Simalungun,” ujar Budi.

Menurut Plh. Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, Hwin Dwi Putera, proses pendampingan dilakukan sejak tahap awal pembentukan kelompok usaha. Perusahaan mengawali program dengan mengenalkan standar alat panen yang digunakan di lingkungan perkebunan, kemudian mempertemukan para pelaku IKM dengan sentra pandai besi binaan PTPN IV Regional 3 di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, sebagai bahan pembelajaran.

Pendampingan selanjutnya difokuskan pada penguatan kelembagaan dan pemasaran. Bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, koperasi difasilitasi memperoleh badan hukum, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta tengah menjalani proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Standar Nasional Indonesia (SNI) agar produk memiliki daya saing yang semakin kuat.

Selain itu, PTPN IV Regional 2 juga membantu akses permodalan melalui Koperasi Tenera PTPN IV untuk pembelian bahan baku. Bantuan peralatan produksi senilai sekitar Rp45 juta turut diberikan guna mendukung modernisasi proses produksi. Mulai dari mesin las, gerinda, regulator oksigen, hingga berbagai peralatan penunjang lainnya. Dengan begitu, kapasitas dan kualitas produksi dapat terus meningkat.

Pendampingan yang dilakukan, lanjut Hwin, mencakup seluruh rantai pengembangan usaha. Mulai dari peningkatan kompetensi, pembentukan koperasi berbadan hukum, bantuan alat produksi, akses pembiayaan, sampai membuka pasar melalui platform digital PaDi UMKM.

“Harapannya koperasi memiliki fondasi usaha yang kuat sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Hwin.

Hwin menambahkan, keberhasilan memperoleh pesanan 8.126 unit alat pertanian menjadi indikator bahwa pelaku usaha lokal mampu memenuhi kebutuhan industri apabila didukung pembinaan yang tepat. Ke depan, PTPN IV Regional 2 akan terus mendampingi Koperasi Produsen Pandai Besi TJS agar kualitas produk tetap terjaga, kapasitas produksi meningkat, dan pasar yang dilayani semakin luas.

Program tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di sekitar wilayah operasional PTPN IV Regional 2. Melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, keberadaan industri kecil diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi desa dan juga mampu tumbuh sebagai mitra strategis yang berkontribusi dalam rantai pasok industri nasional.

“Pelepasan 8.126 unit alat pertanian hari ini menjadi bukti bahwa produk masyarakat memiliki daya saing dan layak menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan,” ujarnya mengakhiri, Terangnya.

(***)

Berita Terkait

Kakanim Imigrasi Eko Yudis Parlin Raja GukGuk Belawan Hadiri Haul ke-17 Tuan Guru Batak dan Peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Di Simalungun
Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
Polsek Panei Tongah Ungkap Ladang Ganja, 12 Batang Diamankan
Dukung 15 Program Aksi Menteri Imipas: Imigrasi Sumut Dorong Anggaran Efektif, Efisien, Transparan, Akuntabel untuk Imigrasi untuk Rakyat
Gerak Cepat Jatanras Simalungun, Bandit Spesialis Rumah Kosong Diringkus Warga dan Polisi
Reskrim Polsek Bandar Huluan Bongkar Pencurian 34 Tabung Gas, Dua Pelaku Diamankan
BLB Diberlakukan, KAI Divre I Sumut Periksa Jalur Pasca Gempa 6,4 SR dan Lanjutkan Perjalanan
Optimalkan Layanan Keimigrasian Di Simalungun, Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru