TLii|PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan pascabencana hidrometeorologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan satu unit excavator Komatsu PC135F bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Penyerahan alat berat ini dilakukan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.Si, sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana.
Dalam keterangannya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan bahwa bantuan excavator tersebut memiliki peran penting, mengingat dampak bencana tidak hanya merusak tambak, tetapi juga mengganggu saluran air, akses, serta berbagai sarana pendukung sektor perikanan.
“Permasalahan yang dihadapi masyarakat pascabencana cukup kompleks. Bukan hanya tambak yang rusak, tetapi juga infrastruktur pendukung lainnya. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap pendapatan petambak dan nelayan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mendorong percepatan pemulihan agar aktivitas perikanan dapat kembali berjalan normal dan sumber penghidupan masyarakat pesisir segera pulih.
Lebih lanjut, Bupati berharap keberadaan excavator ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan teknis di delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya, khususnya yang berkaitan dengan sektor perikanan.
“Kita masih memiliki pekerjaan besar untuk memulihkan sektor perikanan pascabencana. Bantuan ini menjadi tambahan kekuatan agar pekerjaan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Yang paling penting, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa pemulihan tidak boleh berhenti pada perbaikan sarana fisik semata, tetapi harus mampu mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kita ingin tambak kembali produktif, nelayan kembali melaut, dan roda ekonomi masyarakat pesisir kembali bergerak. Setiap bantuan harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya, Fajri, S.Pi., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan, identifikasi permasalahan, serta penanganan sesuai kewenangan selama masa pemulihan.
Menurutnya, kehadiran excavator ini akan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menangani berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
“Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup beragam, mulai dari kondisi tambak hingga saluran air. Dengan adanya alat ini, kemampuan kita dalam mendukung pekerjaan di lapangan menjadi lebih besar. Pemanfaatannya akan dilakukan secara bertahap dan proporsional sesuai kebutuhan di delapan kecamatan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dijaga dan dikelola secara optimal agar menjadi aset produktif daerah. DKP berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut guna memperkuat ketahanan sektor kelautan dan perikanan.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pemulihan sektor perikanan di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat pesisir mampu kembali produktif dan bangkit dari dampak bencana.





























