Bupati Pidie Jaya Serahkan Excavator Bantuan KKP RI, Perkuat Pemulihan Perikanan dan Ekonomi Pesisir

ZULKARNAINI

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:43 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan pascabencana hidrometeorologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan satu unit excavator Komatsu PC135F bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Penyerahan alat berat ini dilakukan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.Si, sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana.

Dalam keterangannya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan bahwa bantuan excavator tersebut memiliki peran penting, mengingat dampak bencana tidak hanya merusak tambak, tetapi juga mengganggu saluran air, akses, serta berbagai sarana pendukung sektor perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan yang dihadapi masyarakat pascabencana cukup kompleks. Bukan hanya tambak yang rusak, tetapi juga infrastruktur pendukung lainnya. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap pendapatan petambak dan nelayan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mendorong percepatan pemulihan agar aktivitas perikanan dapat kembali berjalan normal dan sumber penghidupan masyarakat pesisir segera pulih.

Lebih lanjut, Bupati berharap keberadaan excavator ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan teknis di delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya, khususnya yang berkaitan dengan sektor perikanan.

“Kita masih memiliki pekerjaan besar untuk memulihkan sektor perikanan pascabencana. Bantuan ini menjadi tambahan kekuatan agar pekerjaan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Yang paling penting, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa pemulihan tidak boleh berhenti pada perbaikan sarana fisik semata, tetapi harus mampu mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita ingin tambak kembali produktif, nelayan kembali melaut, dan roda ekonomi masyarakat pesisir kembali bergerak. Setiap bantuan harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya, Fajri, S.Pi., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan, identifikasi permasalahan, serta penanganan sesuai kewenangan selama masa pemulihan.

Menurutnya, kehadiran excavator ini akan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menangani berbagai kebutuhan teknis di lapangan.

“Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup beragam, mulai dari kondisi tambak hingga saluran air. Dengan adanya alat ini, kemampuan kita dalam mendukung pekerjaan di lapangan menjadi lebih besar. Pemanfaatannya akan dilakukan secara bertahap dan proporsional sesuai kebutuhan di delapan kecamatan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dijaga dan dikelola secara optimal agar menjadi aset produktif daerah. DKP berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut guna memperkuat ketahanan sektor kelautan dan perikanan.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pemulihan sektor perikanan di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat pesisir mampu kembali produktif dan bangkit dari dampak bencana.

Berita Terkait

UNIDA Lepas 136 Mahasiswa KKN, Siap Mengabdi di Aceh Besar dan Thailand
Armada Truk Fuso Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Bupati: Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Desa
Bapas Kelas I Palangka Raya Komitmen Jaga Nilai Kebangsaan Lewat Dekorasi Merah Putih HUT ke-81 RI
Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal
140 Tahun Perkeretaapian di Sumatera Utara, Dari Jalur Perkebunan Menjadi Penggerak Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
SURYA PALOH TIBA DI BANDARA MALIKUSSALEH, HADIRI HUT KE-20 YAYASAN SUKMA BANGSA
Dilantik Cak Imin, Chaidir Toweren Resmi Jabat Ketua DPC PKB Kota Langsa
Matangkan Persiapan Communication Care 2026, HMP KPI UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Geuchik Gampong Lamsujen

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:14 WIB

Panen Sawi di Lapas Narkotika Samarinda, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian Dan Ketahanan Pangan

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:51 WIB

Theo Adrianus: Seleksi Pemagangan Nasional Harus Transparan, Objektif, Dan Berintegritas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:04 WIB

Sidang TPP Remisi 2026, Bapas Palangka Raya Pastikan Kepentingan Terbaik bagi Anak Binaan Terpenuhi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:49 WIB

Dampingi Sidang Daring, Bapas Palangka Raya Tegaskan Perlindungan Hak ABH

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya Berikan Penguatan Kompetensi kepada Peserta Latsar CPNS

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:28 WIB

Perkuat Profesionalisme, Bapas Kelas I Palangka Raya Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Kepala Bapas Palangka Raya Pimpin Rapat Internal, Optimalkan Tugas dan Fungsi Pembimbingan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:33 WIB

Kepala Bapas Palangka Raya: Tingkatkan Wawasan dan Jaga Disiplin Demi Pelayanan Prima

Berita Terbaru