Foto: Proses Pemadaman Api Yang Membakar Kantor PKK Aneuk Galong Titi Dilalap, Bangunan dan Dokumen Rusak Berat. Dok.Pusdalops bpbd Abes.
TIMELINES iNEWS | ACEH BESAR — Kebakaran melanda Kantor Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Gampong Aneuk Galong Titi, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, Senin (2/11/2026) sore.
Insiden tersebut mengakibatkan bangunan permanen kantor mengalami kerusakan berat, termasuk dokumen dan sejumlah peralatan PKK.
Meski menimbulkan kerusakan material cukup parah, peristiwa kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa.
Petugas Posko BPBD Aceh Besar, Maswani, mengatakan informasi kebakaran diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar pada pukul 18.12 WIB, setelah warga melaporkan kejadian melalui layanan Emergency Call 0811-6713-113.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan delapan personel dikerahkan guna memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Upaya penanganan berlangsung cepat. Api berhasil dipadamkan pada pukul 18.30 WIB, sehingga potensi dampak lebih luas dapat diminimalkan.

Dalam proses penanganan, petugas Damkar BPBD Aceh Besar turut mendapat dukungan dari unsur TNI melalui Koramil setempat, Polri melalui Polsek setempat, serta masyarakat Gampong Aneuk Galong Titi.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos., M.Si., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan rumah tangga dan bangunan perkantoran.
Ia mengimbau masyarakat tidak menumpuk sampah di sekitar gedung atau bangunan, memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan, serta menghindari pembakaran sampah secara sembarangan.
Selain itu, Ridwan Jamil juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penyambungan instalasi listrik secara asal-asalan maupun menggunakan terlalu banyak peralatan listrik pada satu stopkontak, karena dapat memicu korsleting akibat beban listrik berlebihan. “Tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepedulian bersama dalam mencegah kebakaran serta melindungi keselamatan masyarakat dan aset publik *[]

































