14 Hari Operasi Patuh Maung 2024 Satlantas Polresta Serang Kota Tindak Ratusan Pelanggar

REDAKSI 1

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 23:09 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> Kota Serang – Satlantas Polresta Serang Kota gelar Operasi Patuh Maung 2024 di wilayah hukum Polresta Serang. Kegiatan Operasi Patuh Maung dilaksanakan sejak 15 hingga 28 JULI 2024. Dan menindak 376 secara manual.

Operasi Patuh Maung 2024 digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Satlantas Polresta Serang Kota sesuai intruksi Dirlantas Polda Banten juga melaksanakan Operasi Patuh Maung yang dilaksanakan dibeberapa tempat strategis.

Pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2024, bersifat himbauan dan edukasi terhadap masyarakat terkait keselamatan dan kedisiplinan dalam berkendara di jalan raya supaya aman dan tertib berlalu-lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakasatlantas Polresta Serang Kota, Iptu H.Ade Komarudin mengatakan bahwa operasi Patuh Maung 2024 ini sifatnya himbauan dan peringatan kepada pengendara kendaraan bermotor agar dalam berlalu lintas berlaku tertib dan mentaati peraturan lalu-lintas, namun tetap dilakukan penindakan bagi yang melanggar.

“Iya Operasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tertib berlalu-lintas, mematuhi peraturan dan rambu+rambu serta selalu menggunakan helm SNI dan jangan menggunakan kenalpot brong, jika itu semua dilanggar pasti akan terkena tindakan saat Operasi Patuh Maung 2024,” kata Iptu H. Ade Komarudin, Selasa 30 Juli 2024, dihubungi TLii melalui jaringan telpon.

Dia melanjutkan pengendara yang di tindak selama pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2024, dari beberapa tempat Operasi yang dilakukan selama 14 hari sebanyak 459 terdiri dari R2- 289 (motor), R4- 119 (mobil). Tilang elektronik(etle) 51.

Selain pengendara yang mendapat tindakan tilang manual, terdapat juga yang terkena tilang etle atau tilang elektronik, serta pengendara yang mendapatkan teguran atau himbauan oleh personel yang melakukan Operasi patuh Maung 2024,

“Banyak juga pengendara yang hanya mendapatkan teguran dan himbauan. Untuk pengendara yang kedapatan membawa helm namun tidak di pakai maupun menggunakan helm tetapi tidak SNI,” tambah Wakasatlantas.

Pengendara R 4 atau mobil lanjutnya, yang terkena tindakan tilang terbanyak karena overloud atau melebihi kapasitas daya angkut muatan dan mobil balk terbuka yang digunakan mengangkut penumpang

“Dari pengguna R4 atau mobil yang terkena tilang, mobil yang melebihi muatan atau mobil bak terbuka yang membawa penumpang, dan yang menjadi sasaran tilang etle pengemudi yang tidak menggunakan sefebelt saat berkendara,”lanjut H. Ade.

Kegiatan Operasi Patuh Maung 2024 dilaksankan berdasarkan pantauan kerawanan pelanggaran di setiap titik, seperti Pocis, Kepandaian, Kebon Jahe, patung, serta Pasar Rau dan beberapa titik yang dianggap rawan pelanggaran.

“Semoga setelah pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2024, semua penguna jalan bisa berlaku tertib dan mentaati semua peraturan lalu-lintas. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan tertib berlalu lintas supaya terhindar dari kecelakaan, karena di jalan tidak hanya kita tetapi ada orang lain yang bisa dirugikan atas kecerobohan kita,” tutup Wakasatlantas.

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru