Bandrek Tadarus Gratis Iwan Bento: Lima Tahun Menghangatkan Ramadhan di Blangkejeren

REDAKSI 1

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 22:46 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Aceh | Blangkejeren – Bandrek Tadarus 2025 Sukses di gelar selama bulan Ramadhan. Kamis, 27 Maret 2025, menandai penutupan program berbagi bandrek gratis yang telah berjalan sepanjang bulan Ramadhan. Seperti malam-malam sebelumnya, masyarakat Blangkejeren tetap antusias datang ke kantor Geuchik Kampung Kota Blangkejeren untuk menikmati sajian hangat yang telah menjadi bagian dari tradisi Ramadhan sejak tahun 2021.

Malam ini terasa lebih istimewa dan penuh haru. Para relawan, donatur, dan masyarakat yang hadir saling bertukar ucapan terima kasih dan doa agar program ini bisa kembali dilaksanakan pada Ramadhan tahun depan.

(Iwan Bento: “Bandrek Tadarus Akan Selalu Ada”)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai penggagas program ini, Iwan Bento mengungkapkan rasa syukurnya karena Bandrek Tadarus tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Ia juga menegaskan bahwa tradisi ini akan terus dilanjutkan.

“Lima tahun bukan waktu yang singkat. Setiap Ramadhan, Bandrek Tadarus selalu menjadi tempat berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat silaturahmi. InsyaAllah, selama masih ada dukungan dari masyarakat, program ini akan terus ada,” ujarnya.
Mekanisme Penyajian

Terbuka untuk umum, termasuk bagi desa dan masjid lain yang ingin mengambil bandrek.
Syarat pengambilan:
1. Harus membawa wadah sendiri.
2. Membawa surat pengantar dari geucik atau pengurus masjid.

Iwan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, mulai dari donatur, relawan, hingga masyarakat yang selalu datang dan menjaga ketertiban selama program berlangsung.

Sebagai kepala desa yang menyediakan tempat untuk acara ini, Ridwan, S.T., juga menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat.

“Saya bangga melihat bagaimana masyarakat begitu kompak dalam menjaga tradisi ini. Semoga tahun depan kita bisa kembali berkumpul dan berbagi dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah,” katanya.

Ridwan juga berharap program ini bisa lebih besar lagi ke depannya, menjangkau lebih banyak kampung dan masjid di Gayo Lues.

Menjelang pukul 00.00 WIB, suasana haru menyelimuti tempat acara. Para relawan mulai merapikan peralatan, sementara warga masih menikmati tegukan terakhir bandrek hangat mereka. Sebelum bubar, seluruh yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar program ini terus berjalan di tahun-tahun berikutnya.Bagi masyarakat, Bandrek Tadarus bukan hanya tentang menikmati minuman gratis, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang akan dirindukan.

“Ramadan tanpa Bandrek Tadarus rasanya kurang lengkap. Semoga tahun depan bisa kembali ada,” ujar Tgk Idris, seorang jamaah tadarus.

Dengan berakhirnya Bandrek Tadarus 2025, masyarakat Blangkejeren kini bersiap menyambut hari-hari terakhir Ramadhan dan datangnya Idulfitri. Meskipun program ini telah usai, semangat berbagi dan kebersamaan yang telah terjalin diharapkan tetap terjaga di luar bulan Ramadhan.

Sampai jumpa di Bandrek Tadarus Gratis Ramadhan tahun 2026!

(Kang Juna : Reporter)

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru