Diduga Abai Keselamatan Pekerja, Kepala UPT SDA BMBK Medan Barat Bungkam Soal Transparansi: ‘Mereka Hanya PHL’ — They Are Humans Too”

H²

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 18:18 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Kota Medan — Kinerja Kepala UPT SDA BMBK Medan Barat, Agustina Simbolon, tengah menjadi sorotan tajam publik dan media. Dugaan kelalaian dalam pelaksanaan proyek di sejumlah titik di Kota Medan, khususnya di Jl. Kelambir Lima, Kecamatan Medan Helvetia, membuka tabir lemahnya pengawasan dan sikap abai terhadap keselamatan para pekerja di lapangan. Sabtu, 19/04/2025.

Pekerjaan pengecoran jalan yang sedang berlangsung tampak dijalankan tanpa standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang seharusnya menjadi acuan utama, sebagaimana diatur dalam PP No. 50 Tahun 2012. Ironisnya, tak satupun pekerja di lokasi tampak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Tak hanya itu, proyek tersebut pun tak dilengkapi papan informasi pekerjaan sebagaimana mestinya. Tidak ada kejelasan mengenai jenis pekerjaan, sumber anggaran, nilai proyek, maupun masa pelaksanaan. Ketidakterbukaan ini menimbulkan dugaan bahwa publikasi informasi secara sengaja diabaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dikonfirmasi, Agustina Simbolon memberikan jawaban yang justru menambah keresahan publik. “Itu bukan proyek, Pak, kami cuma UPT,” ucapnya ringan. Saat ditegaskan kembali soal K3, ia menyebut semua pekerja sudah menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengirim dokumentasi tak jelas asal-usulnya. Diduga dokumentasi itu hanyalah hasil manipulasi di lapangan untuk sekadar menyenangkan atasan. Fenomena lama bernama AIS alias Asal Ibu Senang tampaknya masih jadi budaya.

Foto yang dikirim oleh Agustina,

Lebih mencengangkan, saat disorot soal keselamatan para pekerja yang tanpa APD, ia malah menjawab, “Mereka hanya pekerja harian lepas (PHL).” Pernyataan itu sontak memicu keprihatinan banyak pihak. Status PHL tidak semestinya dijadikan alasan untuk menyepelekan keselamatan nyawa manusia. They are humans too.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas SDA BMBK Kota Medan hingga kini belum memberikan klarifikasi. Pesan konfirmasi melalui WhatsApp hanya menunjukkan centang satu, tanda belum dibaca—atau justru diabaikan.

Berbeda dengan sikap Kepala UPT, Sekretaris SDA BMBK, Willi, justru memberi respons positif. Ia berjanji akan meneruskan temuan wartawan kepada pimpinan untuk diklarifikasi. Selang beberapa waktu, Agustina menghubungi media dan mengakui bahwa pekerjaan tersebut tersebar di sembilan titik, namun papan proyek hanya dipasang di satu lokasi.

Ketika ditanya mengapa di delapan titik lainnya tidak dipasang plang informasi, Agustina memilih diam. Padahal, sesuai regulasi, setiap pekerjaan yang dibiayai dengan uang rakyat wajib dipublikasikan secara transparan—baik dari sisi nama proyek, nilai anggaran, sumber dana, hingga waktu pelaksanaan.

Foto ist: Jl. Budi Luhur Simpang Jl Asrma

Dalam klarifikasinya, Agustina sempat menyampaikan permohonan maaf, “Mohon maaf buat masyarakat setempat yang jalanannya sempat macet. Untuk PHL saya (sopir dan operator) yang tidak menggunakan APD akan saya panggil dan berikan pembinaan,” ujarnya.

Harapan Publik:

Masyarakat meminta Wali Kota Medan bertindak tegas. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Dinas SDA BMBK dan seluruh jajaran di bawahnya dinilai mendesak. Ketidakpatuhan terhadap aturan, abainya keselamatan kerja, serta minimnya keterbukaan informasi publik tak bisa lagi ditoleransi. Ini bukan hanya soal proyek, tapi soal nyawa dan kepercayaan rakyat.

Berita Terkait

Operasional KA di Sumut Aman, KAI Pastikan Jadwal Keberangkatan Tak Terpengaruh Pemadaman
Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja
Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan
Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi
PLN UID Aceh Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Listrik Massal
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:29 WIB

Operasional KA di Sumut Aman, KAI Pastikan Jadwal Keberangkatan Tak Terpengaruh Pemadaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:11 WIB

Polseķ Siantar Selatan Himbau PKL Tidak Jualan di Trotoar Disepanjang Jalan Gereja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:08 WIB

Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:04 WIB

Sabu Siap Edar Digagalkan di Tanjung Morawa, Pengedar Diciduk Polisi Saat Hendak Transaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:54 WIB

PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Polresta Deli Serdang Tangkap Pelaku Narkoba Berkat Informasi Masyarakat

Berita Terbaru