BNNK Gayo Lues Gelar Pelatihan Barista Kopi di Blangkejeren: Menyeduh Harapan, Menekan Peredaran Narkoba

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 12:27 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYOLUES – Blangkejeren, 14 Mei 2025 – Sebuah gebrakan inspiratif kembali terjadi di Kabupaten Gayo Lues. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues resmi menggelar Pelatihan Life Skill Barista Kopi di Kampung Kota Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Mei 2025, dan menjadi bagian dari strategi pembangunan alternatif (Alternative Development/AD) untuk memberdayakan masyarakat sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba.

Mengusung tema “Gereték Bersama Menuju Gayo Lues Bersinar”, pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta dari kalangan masyarakat lokal yang dinilai memiliki potensi dan semangat untuk berkembang di sektor ekonomi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah: kopi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues, Jata, SE, MM, yang hadir mewakili Bupati dalam pembukaan kegiatan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNNK atas inisiatif yang strategis ini. Menurutnya, pelatihan barista bukan hanya membuka keterampilan baru, namun juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial yang sehat dan bebas narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kopi adalah salah satu kekayaan alam luar biasa yang dimiliki Gayo Lues. Ketika masyarakat dibekali keterampilan seperti ini, mereka akan memiliki alternatif ekonomi sekaligus daya tahan sosial terhadap berbagai ancaman, termasuk narkoba,” ungkap Jata.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, ST, M.Si, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi soft power approach, yaitu pencegahan narkoba melalui pemberdayaan masyarakat.

> “Kita ingin masyarakat menjadi pelaku aktif pembangunan, bukan sekadar penerima bantuan. Life skill seperti ini menjadi bekal penting untuk membuka peluang kerja dan wirausaha di sektor kopi yang terus berkembang,” ujarnya.

Fauzul juga mengungkapkan bahwa wilayah Gayo Lues menghadapi tantangan berat dalam memerangi peredaran ganja, terutama karena adanya iming-iming dari para cukong upah menanam Ganja yang mencapai Rp10 juta per hektar. Oleh karena itu, penguatan ekonomi legal melalui tanaman kopi menjadi alternatif nyata yang ditawarkan pemerintah.

Camat Blangkejeren, Jusmale Ara Senja, menyambut baik pelatihan ini dan menyebutnya selaras dengan visi-misi Bupati Gayo Lues, khususnya program unggulan “Satu Hektar Satu Kopi.”

> “Kegiatan ini adalah inspirasi nyata bagi masyarakat. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi inovasi yang mampu menjauhkan pemuda dari jerat narkotika,” tegas Jusmale.

Pelatihan ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Kampung Kota Blangkejeren dan dihadiri oleh berbagai unsur seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), unsur TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), serta perangkat desa setempat.

Selama pelatihan, peserta akan menerima materi berupa pengenalan kopi Gayo, teknik penyeduhan kopi (manual brewing), penggunaan alat barista, pelayanan pelanggan, hingga manajemen usaha kedai kopi skala kecil. Seluruh materi dikemas dalam bentuk teori, praktik langsung, dan simulasi usaha.

Pelatihan Barista Kopi ini bukan sekadar tentang teknik menyeduh secangkir kopi, melainkan tentang menyeduh harapan dan masa depan baru bagi masyarakat Gayo Lues. Melalui penguatan kapasitas dan potensi lokal, diharapkan masyarakat bisa menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Pemerintah berharap kegiatan serupa bisa diperluas ke kampung-kampung lainnya, menjadikan program ini sebagai model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam menghadapi persoalan narkoba di daerah.

(Kang Juna – Reporter)

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru