Temuan BPK Ungkap Kejanggalan Anggaran BLUD RSUD Dr. Djoelham, DPRD Binjai Dinilai Lalai Awasi

H²

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:35 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii SUMUT | Binjai – Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap kejanggalan serius dalam pengelolaan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Dr. Djoelham, Binjai. Realisasi belanja modal untuk peralatan dan mesin hanya 8 persen, atau sekitar Rp231 juta dari total anggaran yang dialokasikan. Fakta ini memunculkan dugaan adanya penyalahgunaan dana, sekaligus memperlihatkan lemahnya fungsi pengawasan dari DPRD Kota Binjai.

Minimnya realisasi anggaran belanja modal menimbulkan tanda tanya besar, mengingat kebutuhan peralatan medis di rumah sakit daerah sangat mendesak. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah dana benar-benar terserap sesuai peruntukan, atau justru terjadi penyimpangan yang merugikan masyarakat.

Selain itu, peran DPRD Binjai sebagai lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan terhadap anggaran daerah juga dipertanyakan. Hingga kini belum terdengar langkah serius DPRD untuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut. Padahal, fungsi pengawasan yang lemah berpotensi membuka ruang praktik penyalahgunaan dana publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau anggaran besar disiapkan tapi yang terealisasi hanya 8 persen, itu bukan sekadar masalah teknis. Ada potensi penyimpangan yang harus diusut tuntas. DPRD jangan hanya diam, karena mereka punya kewenangan penuh mengawasi penggunaan anggaran BLUD,” tegas seorang pengamat kebijakan publik di Sumatera Utara.

Sementara itu, pihak manajemen RSUD Dr. Djoelham dan Pemerintah Kota Binjai hingga kini belum memberikan penjelasan resmi. Publik menuntut transparansi, sekaligus meminta aparat penegak hukum turun tangan jika ada indikasi pelanggaran pidana dalam pengelolaan dana BLUD tersebut.

Kasus ini dipandang sebagai ujian bagi DPRD Binjai dan Pemko untuk membuktikan komitmen mereka dalam memberantas praktik korupsi dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan tepat sasaran demi peningkatan layanan kesehatan masyarakat. // Tim Redaksi

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru