TLii | Aceh – Gayo Lues, Minggu 14 September 2025 – Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 855/Raksaka Dharma (Yonif TP 855/RD) melaksanakan kegiatan Ketahanan Pangan Teritorial di lingkungan Mayonif TP 855/RD, Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues.
Program ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap kebijakan ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam memberikan wawasan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, prajurit Yonif TP 855/RD bersama-sama menanam berbagai jenis tanaman seperti timun, cabai, sawi, kangkung, jagung, dan bawang, serta merawatnya secara intensif agar menghasilkan panen yang maksimal.
Selain bidang pertanian, prajurit Yonif TP 855/RD juga mengembangkan sektor peternakan dan perikanan sebagai bagian integral dari program ketahanan pangan. Kegiatan tersebut meliputi budidaya ikan, beternak kambing, sapi, ayam, dan bebek yang dikelola secara sistematis oleh Kompi Peternakan Yonif TP 855/RD. Fasilitas peternakan khusus juga telah dibangun di dalam lingkungan batalyon untuk menjadi pusat pembelajaran sekaligus contoh bagi masyarakat sekitar.
Komandan Batalyon Yonif TP 855/RD, Mayor Inf Irvan Nugraha Rodin, S.I.P., M.Tr.Mil., menegaskan bahwa kegiatan ketahanan pangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional serta memperkuat kemandirian pangan di daerah. “Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk membiasakan beternak dan bertani dengan pola yang baik dan teratur. Dengan sistem kandang yang terkontrol serta perawatan yang intensif, hasil panen maupun ternak akan lebih sehat, melimpah, dan bermanfaat bagi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Dengan adanya program ketahanan pangan yang dilaksanakan Yonif TP 855/RD, diharapkan masyarakat Gayo Lues dapat termotivasi untuk menerapkan pola bertani dan beternak yang lebih modern dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya memberikan manfaat bagi prajurit, tetapi juga berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta stabilitas ketahanan pangan di wilayah Gayo Lues.
RAKSAKA DHARMA — Berani, Benar, Setia.



























