Terseret Air Parit Saat Pulang Sekolah: Tragedi yang Mengguncang Bahodopi

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 23 Maret 2024 - 23:38 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|MOROWALI SULTENG-Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah – Sabtu, 23 Maret 2024. Sebuah tragedi mencekam melanda Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Sabtu pagi, 23 Maret 2024, ketika seorang siswa SDN 4 Bahodopi, bernama Kinaya Tombi Ma’dika, usia 7 tahun, mengalami nasib tragis terseret air parit saat hendak pulang dari sekolah.

Kronologi kejadian tragis ini diungkapkan oleh salah seorang guru di SDN 4 Bahodopi, Eryanti Pasande, melalui pesan Facebook Messenger kepada media ini. Pukul 7 pagi waktu setempat, Kinaya oleh pamannya dengan mobil dihantar ke sekolah dalam kondisi hujan lebat yang disertai petir. Sampai di sekolah, suasana masih sepi karena masih sedikit siswa yang hadir akibat hujan deras saat itu.

Pamannya, yang sempat memperhatikan keadaan sekitar, menyadari bahwa Kinaya akan ditinggalkan sendirian di kelas karena kehadiran siswa dan guru yang masih minim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paman koraban sempat tanya “kamu tidak apa-apa sendirian dikelas karena siswa yang lain belum pada banyak yang datang bahkan saat itu guru dan murid belum banyak  yang datang guru baru 2 orang.

Namun, setelah beberapa lama berada di sekolah, Kinaya memutuskan untuk pulang sendirian karena takut sendirian di kelas.

Rute pulang Kinaya melalui parit air yang cukup dalam dan luas, terutama saat hujan deras arusnya lumayan sulit untuk dilalui. Sayangnya, dia tidak mampu mengendalikan arus air parit tersebut, dan akhirnya terseret hanyut oleh derasnya arus. Kejadian ini diduga terjadi sekitar pukul 8 pagi.

Ketika jam pelajaran berlangsung, orang tua Kinaya menghubungi guru untuk mengetahui keberadaan anaknya setelah mendengar bahwa hujan masih turun dengan deras. Guru kelasnya menyampaikan bahwa Kinaya tidak terlihat di sekolah.

Panik menyelimuti keluarga, memicu upaya pencarian massal. Hasil pertama dari pencarian adalah ditemukannya petunjuk berupa barang-barang milik Kinaya berupa kerayon miliknya yang di temukan di sekitar TKP, diikuti oleh penemuan jasadnya yang tersangkut di sebuah dahan kayu di parit tersebut, masih mengenakan seragam pramuka sekolah.

Tragedi ini telah menyisakan duka mendalam bagi keluarga Kinaya, serta seluruh masyarakat Bahodopi. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak akan pentingnya kehati-hatian, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras.

Berita Terkait

Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh
Pemkab Poso Lestarikan Danau Poso dengan Restocking Sidat Tropis
Kemenkum Sulteng Dampingi Poso Daftarkan Indikasi Geografis Produk Lokal
Wamen Lepas Transmigran ke Poso: Transmigrasi Bukan Sekadar Pindah, tapi Bangun Daerah
Polisi Sita Rp62 Juta dan Empat Paket Sabu dalam Penggerebekan di Palu Utara
Komnas HAM RI Jalin Sinergi dengan Pemkot Palu untuk Wujudkan Kota Ramah HAM
Realisasi Pajak Daerah Kota Palu Capai 63,6 Persen, Tembus Rp255,4 Miliar Hingga September 2025
Lapak Buah Segar di Jalan Tanjung Satu Jadi Favorit Baru Warga Kota Palu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Di Balik Perjalanan Kereta Api di Sumut, Petugas Periksa Jalur dengan Berjalan Kaki demi Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kasubbag Humas Rahmat Kurniawan Sebut Kegiatan Jaga Stabilitas Pasokan Harga Dan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Gelar Pembinaan Jasmani untuk Tingkatkan Kesehatan dan Stamina

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Harmoni Gondang dan Tradisi, Menjaga Jiwa Budaya Batak di Toba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelindo Sediakan Fasilitas Sandar Kapal Barang Bukti MT Global 168 dan Lokasi Konferensi di Belawan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPRD Toba: Dukung Penuh Pariwisata, Perbaiki Infrastruktur dan Promosi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Marpangir 2026: Lestarikan Tradisi, Perkuat Pariwisata Budaya Danau Toba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara Sosialisasikan SIMPEL DBI, Optimalkan Monitoring Dan Pelaporan Desa Binaan Imigrasi

Berita Terbaru