Paus Fransiskus Desak Perang Iran-Israel Dihentikan

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 14 April 2024 - 23:37 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus mendesak agar Iran dan Israel untuk tidak mengambil langkah-langkah yang dapat memicu lingkaran kekerasan di Timur Tengah. (via REUTERS/Vatican Media).

TLii | Jakarta, Paus Fransiskus mendesak agar Iran dan Israel untuk tidak mengambil langkah-langkah yang dapat memicu lingkaran kekerasan di Timur Tengah.
Dikutip Reuters, Minggu (14/4), Paus mengaku mengikuti berita tentang serangan Iran ke Israel dan merasa prihatin atas kejadian itu.

“Saya dengan sepenuh hati mengajukan permohonan untuk menghentikan tindakan apa pun yang dapat memicu kekerasan yang berisiko menyeret Timur Tengah ke dalam konflik yang lebih besar,” kata Paus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Paus, tidak ada satupun yang boleh mengancam kehidupan di negara lain. Termasuk, Israel dan Palestina.

“Tidak seorang pun boleh mengancam keberadaan negara lain. Sebaliknya, semua negara harus mendukung perdamaian, dan membantu Israel dan Palestina untuk hidup di dua negara, berdampingan, dengan aman,” ujarnya.

Paus juga menyerukan gencatan senjata di Gaza dan negosiasi untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan diberikan kepada rakyatnya. Dia juga ingin sandera Israel yang ditangkap oleh Hamas dalam serangannya pada 7 Oktober terhadap Israel segera dibebaskan.

Dia meminta agar kekerasan di manapun Ddihentikan.

“Cukup perang, cukup serangan, cukup kekerasan. Ya untuk berdialog, ya untuk perdamaian,” katanya.

Hubungan Iran dan Israel kini memanas. Garda Revolusi Iran (IRGC) melepaskan serangan pesawat nirawak (drone) hingga roket ke Israel pada Sabtu (13/4) malam.

Tindakan tersebut merupakan reaksi atas serangan mematikan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah, Senin (1/4) lalu.

Israel memborbardir Gedung Kedutaan Besar Iran di Suriah. Tindakan tersebut telah melanggar perjanjian Internasional yang memutuskan wilayah diplomatik tidak dapat diganggu gugat.

Pasalnya, kantor Kedutaan Besar bukan milik negara yang bersangkutan, melainkan milik negara lain yang memiliki hubungan diplomatik.

“Kantor konsulat dan kedutaan di negara mana pun adalah wilayah negara itu. Ketika mereka menyerang konsulat kami, itu berarti mereka menyerang wilayah kami,” jelasnya.

Dua komandan tinggi Korps Garda Revolusi Iran tewas dalam serangan udara Israel di gedung Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada Senin (1/4) lalu.

Baca artikel CNN Indonesia “Paus Fransiskus Desak Perang Iran-Israel Dihentikan”

Berita Terkait

Dugaan Perdagangan Orang di Malaysia: Paspor Disita, Istri diperkosa, Suami Sempat Hilang 
Indah Ekklesia Torehkan Prestasi, Harumkan Langsa ke Panggung Dunia
Puluhan Ribu Perempuan Gaza Kehilangan Suami, Dampak Perang Perburuk Krisis Sosial dan Kesehatan
TKI Asal Aceh Diduga Jadi Korban Agen Ilegal, Dipaksa Bayar Hutang Dua Kali Lipat dan Paspor Ditahan
Muaythai Lhokseumawe Panaskan Semangat Menuju Pra-PORA 2025: Ramazani Pimpin Latihan dengan Tekad Juara
Aktivis LIRA dan Korek Geruduk Polres Aceh Tenggara, Desak Copot Kasat Narkoba dan Bongkar Dugaan “Tangkap Lepas”
Pemberantasan Narkoba Dinilai Lemah, Usai Upacara Sumpah Pemuda LSM Korek dan LIRA Geruduk Polres Aceh Tenggara Desak Keseriusan Polisi Bongkar Jaringan Bandar Besar di Bumi Sepakat Segenep
Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Bersatu, Gelombang Penolakan Tambang Emas di Gayo Lues, KMMB Aceh Laporkan PT GMR ke Aparat Hukum

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:25 WIB

CFD Langsa Jadi Magnet Akhir Pekan, Warga Antusias Nikmati Beragam Aktivitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:39 WIB

Cegah Kecelakaan Akibat Hewan Ternak, Satlantas Polres Pidie Jaya Pasang Rambu Peringatan di Sejumlah Titik Rawan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:13 WIB

PPD Terbaik 2026, Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:55 WIB

Relawan Nusantara Tanam 300 Bibit Pohon di Aceh Tamiang, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:52 WIB

Harimau Sumatera Mangsa Anjing di Akang Siwah, Warga Resah dan Takut ke Kebun, BKSDA Diminta Segera Turun Tangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:52 WIB

Diakui Secara Nasional, Pemkab Aceh Utara Raih Adhi Manawa Nugraha Pratama 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:07 WIB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:08 WIB

Respon Kilat Ayah Wa, Korban Cuaca Ekstrem di Aceh Utara Langsung Didata dan Dibantu

Berita Terbaru

PEMATANG SIANTAR

Antisipasi 3C Polres Pematangsiantar Laksanakan KRYD

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:48 WIB