Polsek Dolok Panribuan Evakuasi Petani Epilepsi yang Meninggal Saat Memancing di Sungai Aekpogos

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 07:00 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIMALUNGUN| ,Tragedi menimpa Harapan Gultom, seorang petani berusia 52 tahun yang ditemukan meninggal di aliran Sungai Aekpogos, Harangan Ganjang, Nagari Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, pada Senin, 29 April 2024, sekitar pukul 11.00 WIB.

Harapan Gultom, yang memulai hari Minggu dengan kegiatan memancing, tidak kunjung pulang hingga larut malam. Kekhawatiran keluarga membawa mereka melakukan pencarian yang dilanjutkan keesokan harinya dengan bantuan pihak Polsek Dolok Panribuan dan masyarakat setempat. Setelah menyisir sungai, mayat Harapan Gultom ditemukan dalam kondisi kaku, diduga kuat akibat serangan epilepsi yang ia derita.

Plt Kapolsek Dolok Panribuan, AKP Rudi Panjaitan, SH saat dikonfirmasi menjelaskan, “Menurut keterangan Rudi Hartono Gultom, anggota keluarga, korban memang memiliki riwayat epilepsi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan saat berada di dekat atau di dalam air. Keluarga korban meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah, dengan keyakinan bahwa penyebab kematiannya adalah kecelakaan, bukan tindak kejahatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polsek Dolok Panribuan mengambil langkah-langkah untuk memeriksa lebih lanjut melibatkan dokter dari Puskesmas setempat dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Semua bukti dan keterangan yang dikumpulkan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan atau kejahatan yang menyebabkan kematian Harapan Gultom, “ujar Rudi, Senin(29/4/2024).

Jenazah Harapan Gultom telah diserahkan kembali kepada keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan sesuai dengan tradisi dan budaya Batak yang mereka anut. Plt Kapolsek Dolok Panribuan, AKP Rudi Panjaitan, SH menghimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di dekat sungai terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti epilepsi.(MES)

Berita Terkait

Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok
Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal
Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia
Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ikuti Virtual Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Bangun Pemimpin Tangguh, Pelindo Regional 1 Gelar Business Fundamental Session Batch I untuk GM

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru