TRANSFORMASI KEPERAWATAN

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2024 - 08:17 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES,INEWS

(Opini)

Adelia Putri Puspitasari

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswi Semester 1 DIII Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang.

Perawat adalah seorang profesional yang berkerja di bidang kesehatan yang bertugas dalam mengobati dan merawat pasien. Perawat adalah bagian penting dari tim kesehatan dan memainkan peran penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi kepada pasien.

Mereka bekerja keras untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan terbaik yang mungkin dan mereka sangat dihormati oleh pasien dan rekan kerja mereka.Dalam melakukan hal tersebut mereka juga memerlukan tranformasi yang baik dalam penanganan.

Transformasi perawatan merujuk pada pergeseran dalam cara perawatan disampaikan dan diterima, dengan fokus pada meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi perawatan. Ini dapat mencakup perubahan dalam cara perawatan disampaikan, seperti menggunakan teknologi digital untuk berkomunikasi dengan pasien, atau cara perawatan diterima, seperti dengan meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan perawatan.

Transformasi perawatan juga dapat mencakup perubahan dalam cara perawatan disampaikan, seperti dengan menggunakan alat dan metode baru untuk mendiagnosis dan mengobati kondisi medis. Tujuan dari transformasi perawatan adalah untuk meningkatkan hasil pasien, mengurangi biaya perawatan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Transformasi perawatan dapat mencakup berbagai praktik dan inovasi, termasuk telemedicine, perawatan berbasis klinik, dan penggunaan data dan analitik untuk meningkatkan perawatan.Salah satu contoh dari transformasi keperawatan yang sering dilakukan yaitu Perawatan berbasis klinik.
Perawatan berbasis klinik adalah praktik memberikan perawatan medis di klinik atau pusat kesehatan komunitas, bukan di rumah sakit. Ini dapat membantu mengurangi biaya perawatan dan meningkatkan aksesibilitas perawatan bagi pasien.

Transformasi perawatan berbasis klinik telah dimulai di Indonesia pada tahun 2014, ketika pemerintah mengumumkan rencana transformasi perawatan berbasis klinik. Rencana ini bertujuan untuk mengubah cara perawatan kesehatan disampaikan dan diterima oleh pasien, dengan menggabungkan berbagai layanan kesehatan menjadi satu sistem yang terintegrasi dan koheren.

Di Indonesia, perawatan berbasis klinik adalah praktik yang semakin populer, terutama di daerah pedesaan di mana akses ke perawatan medis mungkin terbatas. Klinik dan pusat kesehatan komunitas dapat membantu mengurangi biaya perawatan dan meningkatkan aksesibilitas perawatan bagi pasien.

Transformasi perawatan berbasis klinik masih berlangsung, dan pemerintah dan penyedia layanan kesehatan terus bekerja untuk mencapai tujuan transformasi. Ini termasuk mengimplementasikan berbagai inisiatif dan program untuk meningkatkan kualitas perawatan,
Cara menangani pasien dengan transformasi keperawatan berbasis klinik ini yaitu Mengembangkan rencana transformasi, Melibatkan semua pemangku kepentingan, Mengembangkan sistem elektronik kesehatan, Meningkatkan aksesibilitas perawatan, Meningkatkan keterlibatan pasien, Meningkatkan efisiensi sistem kesehatan, Meningkatkan kesejahteraan pasien, Memberikan pendidikan dan pelatihan, Memberikan dukungan, dan Memantau dan mengevaluasi inisiatif dan program.

Tetapi transformasi berbasis klinik ini juga memiliki dampak negatif yaitu Potensi untuk kurangnya aksesibilitas bagi pasien dengan kondisi medis yang kompleks dan Potensi untuk kurangnya keterlibatan pasien.
Tidak hanya itu, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam mengimplementasikan perawatan berbasis klinik di Indonesia. Ini termasuk kurangnya sumber daya dan keahlian, serta kurangnya aksesibilitas bagi pasien di daerah terpencil.

Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan aksesibilitas perawatan berbasis klinik, termasuk dengan menginvestasikan dalam infrastruktur kesehatan dan memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan.
Namun, masih banyak yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa semua pasien di Indonesia memiliki akses ke perawatan berkualitas tinggi.Salah satu cara nya dengan Memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan untuk membantu meningkatkan kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien.

Tetapi hal itu tidak mudah di lakukan karena adanya hambatan dalam melakukan pelatihan tersebut contoh hal yang menjadi hambatan nya yaitu biaya, ketersediaan fasilitas, dan ketersediaan dukungan dalam melakukan kegiatan tersebut.

Berita Terkait

Di Balik Tangisan Anak Pencuri Ayam, Ada Keresahan Pemilik Ayam Aduan Juara dan PR Besar Penegakan Hukum
Rupiah Terjun Bebas: Bukti ‘Ekonomi Pancasila’ Masih Sebatas Dongeng Pengantar Tidur Penguasa
INGKAR JANJI DALAM HUBUNGAN ASMARA: BISAKAH CINTA DIGUGAT?
Politik Santun, Menang Tanpa Balas Dendam
Kekosongan Kepemimpinan di Bangka Barat Bukan Soal Jabatan, Tetapi Hilangnya Keberanian Memimpin.
Pers Pilar Keempat Demokrasi: Masihkah Menjadi Penjaga Kebenaran?
“Tak Dapat Dana Bantuan Sosial, Geusyik Dituding Pilih Kasih dan Balas Jasa Politik”
‎Betungkah: Perlawanan Terhadap Kerusakan Alam Dari Pesisir Bangka

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Ayah Wa Raih Serambi Award 2026, Pelopor Gerakan Membumikan Alqur’an di Aceh Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum

Berita Terbaru