Gandeng Dinas Kesehatan, Lapas Padangsidimpuan  Laksanakan Skrining NAPZA Kepada Warga Binaan

RULI SISWEMI

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 19:59 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT LAPAS KLS IIB PADANG SIDIMPUAN

11/02/2025

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Lapas   Padangsidimpuan,
Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan melalui Puskesmas Pijorkoling bekerjasama dengan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan  melakukan skrining NAPZA kepada 50 orang warga binaan di klinik Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Selasa (11/2/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skrining NAPZA adalah kegiatan deteksi dini untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Skrining ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan zat-zat tersebut. Skrining NAPZA yang dilaksanakan di Lapas Padangsidimpuan menggunakan kuisioner ASSIST (Alkohol, Smoking and Substance Involvement Screening Test).

Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit menyebut Skrining ini untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya. Skrining NAPZA juga dapat membantu

“Kita lakukan skrining sebagai langkah awal untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA dan menciptakan lingkungan bersih dari narkoba,” ucapnya.

Kasi Binadik dan Giatja, Erikjen Sidoarjo Silalahi didampingi Kasubsi Perawatan Lapas Padangsidimpuan, M. Zulkaply Siregar beserta Staf Perawatan, Mara Bintang, menegaskan bahwa kegiatan Skrining ini tujukan kepada seluruh tahanan maupun narapidana secara bergilir dengan tujuan sebagai salah satu upaya deteksi dini dan wujud kesiagaan terhadap NAPZA.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Balyan M.Kes melalui Kepala Puskesmas Pijorkoling,Ns. Ruslayni Pandia, S. Kep, MKM menyebutkan ada  sebanyak 50 orang  warga binaan yang dilakukan skrining hari ini dan merupakan agenda rutin kami atas kerjasama selama ini untuk mendeteksi dan mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan NAPZA serta waspada penyakit lainnya.

“Memang di sini sangat rentan ya karena kita lihat situasi dan kondisi mungkin karena satu blok padat. Skrining ini untuk melihat bagaimana kondisi di sini bisa kita tanggulangi dengan baik,” ucap Ruslayni, Ungkapnya.

#kemenimipas
#lapaspadangsidimpuan

Sumber  :  Humas Lapasid

Redaksi : Ruli Siswemi

Berita Terkait

Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok
Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal
Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia
Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ikuti Virtual Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Bangun Pemimpin Tangguh, Pelindo Regional 1 Gelar Business Fundamental Session Batch I untuk GM

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru