TIMELINES INEWS INVESTIGASI BANDA ACEH – Sekitar 70 jemaah Majelis Arafah Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Safari Subuh keliling dalam rangka wisata dakwah bersama Majelis Arafah Aceh, Minggu (27/7), di Masjid Al Fitrah, Asrama TNI AD Keutapang, Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat dakwah lintas provinsi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Arafah Sumut H. Zul Irfan. bersama jamaah
Selain melaksanakan shalat Subuh berjamaah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiah dan doa bersama. Tausiah yang dibawakan oleh ustadz setempat mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat serta memperkuat iman melalui kegiatan majelis taklim. Acara ini disambut antusias oleh jamaah Majelis Arafah Aceh yang hadir bersama Dedy, Humas Majelis Arafah Aceh, sebagai tuan rumah penyambutan.
“Kami merasa bangga dengan kehadiran saudara-saudara dari Sumut. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan membawa berkah, khususnya dalam meningkatkan kegiatan dakwah di tengah masyarakat,” ujar Dedy di sela-sela acara.
Usai kegiatan di Masjid Al Fitrah, rombongan yang dipimpin oleh Misran R Tanjung melanjutkan kunjungan ke kediaman Ustadz Zul Arafah, salah satu tokoh pendiri Majelis Arafah Aceh. Dalam suasana hangat, kedua pihak saling bertukar cerita dan pengalaman dalam membangun serta mengembangkan majelis dakwah. “Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk saling bertukar pengalaman, serta merancang kegiatan dakwah bersama di masa mendatang,” kata Misran R Tanjung.
Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama dan foto kenangan antara Majelis Arafah Sumut dan Majelis Arafah Aceh. Rangkaian Safari Subuh ini diharapkan menjadi inspirasi bagi majelis lain dalam menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan memperluas dakwah Islam di Nusantara.
Selain kegiatan keagamaan, rombongan Majelis Arafah Sumut juga mengadakan rihlah wisata religi ke sejumlah destinasi di Banda Aceh, antara lain Kapal PLTD Apung di Punge, Pantai Lampu’uk, Masjid Raya Baiturrahman, Pelabuhan Ulee Lheue, Masjid Baiturrahim Ulee Lheue yang selamat dari tsunami, serta Masjid Emas Keuchik Leumik.



























